kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pemerintah akan reformasi pemberian subsidi energi


Rabu, 15 Januari 2014 / 13:38 WIB
ILUSTRASI. Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (23/8), investor fokus pada data yang menunjukkan perlambatan ekonomi. REUTERS/Andrew Kelly


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan salah satu fokus kebijakan fiskal yang dihadapi pemerintah adalah masalah subsidi energi. Oleh karena itu, menurutnya, saat ini pemerintah tengah menyiapkan reformasi subsidi energi.

Chatib bilang, hal itu perlu dilakukan supaya memperbaiki masalah fiskal, dimana anggaran subsidi selalu membebani keuangan negara. Salah satu langkah yang sedang disiapkan pemerintah adalah tentang mekanisme pemberian subsidi tetap.

Ia memang tidak menyebutkan akan mengeluarkan kebijakan subsidi tetap dalam jangka waktu pendek ini. “Saya hanya mengatakan pemerintah selalu mempersiapkan reformasi subsidi energi dari tahun lalu,” ujar Chatib, Rabu (15/1) di Jakarta.

Selain mengeluarkan kebijakan subsidi tetap, pemerintah juga akan mengeluarkan kebijakan pemberian subsidi tertutup. Ini terkait dengan pelaksanaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada masyarakat. Hal itu diungkapkan Chatib ketika menjadi pembicara dalam acara “Indonesia Summit” di Hotel Shangri-la.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×