kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Pemerintah akan jadikan buruh migran sebagai duta pariwisata


Kamis, 05 Desember 2019 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi buruh migran


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan menjadikan buruh migran sebagai duta pariwisata Indonesia.

Buruh migran memiliki interaksi langsung dengan warga negara asing (WNA) di luar negeri. Hal itu dapat menjadi potensi untuk memberikan informasi terkait pariwisata Indonesia.

"Mereka juga bisa loh menjadi duta wisata kita, mereka bisa jelaskan destinasi wisata prioritas," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (5/12).

Hal itu juga berlaku bagi buruh migran yang bekerja di sektor domestik rumah tangga. Ia bisa memberikan informasi pariwisata kepada pemberi kerja mengenai lokasi pariwisata.

Nantinya materi tentang pariwisata akan dimasukkan dalam materi pembekalan buruh migran. Buruh migran yang akan ditempatkan ke luar negeri sebelumnya akan mengikuti kelas pembekalan terlebih dahulu.

"Setelah MoU ditandatangan maka langsung pelatihan bisa memasukan materi cinta tanah air dan pariwisata," terang Ida.

Nantinya MoU akan dilakukan bertepatan dengan Migrant Day 18 Desember 2019 mendatang. Pada kesempatan itu Ida akan mengundang Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×