kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Pemerintah akan jadikan buruh migran sebagai duta pariwisata


Kamis, 05 Desember 2019 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi buruh migran


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan menjadikan buruh migran sebagai duta pariwisata Indonesia.

Buruh migran memiliki interaksi langsung dengan warga negara asing (WNA) di luar negeri. Hal itu dapat menjadi potensi untuk memberikan informasi terkait pariwisata Indonesia.

"Mereka juga bisa loh menjadi duta wisata kita, mereka bisa jelaskan destinasi wisata prioritas," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (5/12).

Hal itu juga berlaku bagi buruh migran yang bekerja di sektor domestik rumah tangga. Ia bisa memberikan informasi pariwisata kepada pemberi kerja mengenai lokasi pariwisata.

Nantinya materi tentang pariwisata akan dimasukkan dalam materi pembekalan buruh migran. Buruh migran yang akan ditempatkan ke luar negeri sebelumnya akan mengikuti kelas pembekalan terlebih dahulu.

"Setelah MoU ditandatangan maka langsung pelatihan bisa memasukan materi cinta tanah air dan pariwisata," terang Ida.

Nantinya MoU akan dilakukan bertepatan dengan Migrant Day 18 Desember 2019 mendatang. Pada kesempatan itu Ida akan mengundang Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×