kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemerintah akan bahas TDL 2011 bulan-bulan mendatang


Selasa, 17 Agustus 2010 / 15:40 WIB
Pemerintah akan bahas TDL 2011 bulan-bulan mendatang


Reporter: Hans Henricus | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Rencana pemerintah untuk menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15% tahun depan, baru akan dipastikan setelah pemerintah duduk bersama dan mengambil keputusan bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo, materi pembahasan itu antara lain tentang waktu penerapannya, jumlahnya, dan persetujuan finalnya. "Akan dibicarakan antara bulan Agustus sampai Oktober mendatang. Jadi itu adalah rancangan APBN kita," ujar Agus usai peringatan Kemerdekaan di Istana Merdeka, Selasa (17/8).

Agus menambahkan di tahun 2010 komponen subsidi energi masih ada sebesar Rp 201 triliun. Sedangkan dalam RAPBN 2011 kelak pos ini akan mengecil menjadi hanya sebesar Rp184 triliun.

Oleh sebab itu, kata Agus, situasi ini mesti dikelola karena harus memperhatikan targeted community yang akan mendapatkan subsidi. "Kita ingin program subsidi tepat sasaran dan lebih efektif," kata mantan Direktur utama Bank Mandiri itu.

Namun, Agus enggan menanggapi bahwa rencana kenaikan TDL merupakan kompensasi dari anggaran subsidi yang lebih kecil ketimbang APBNP 2010. "Supaya lebih efektif saja karena kita ingin menyalurkannya melalui program BOS, PNPM yang betul-betul langsung kepada yang memerlukannya," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×