kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

Pembentukan bonds stabilization funds masih wacana


Selasa, 23 November 2010 / 15:53 WIB
Pembentukan bonds stabilization funds masih wacana
ILUSTRASI. Mujiati, produsen Sambal Cuk!


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Rencana pembentukan bond stabilization funds atau pendanaan untuk stabilisasi pasar skunder surat utang (obligasi) masih sebatas wacana. Pemerintah belum membahas rencana itu.

Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto mengatakan, bond stabilization funds baru wacana di beberapa forum internasional. "Belum ada pembicaraan oleh pemerintah," katanya kepada KONTAN, Senin (22/11) malam.

Rahmat mengatakan, bila bond stabilization funds terbentuk nantinya akan digunakan untuk membeli kembali (buy back) obligasi. "Jadi, pasar skunder surat berharga bisa kembali stabil bila dana asing banyak hengkang," tegasnya.

Pengamat ekonomi David Sumual menilai, pembentukan bonds stabilization funds bisa saja dilaksanakan di Indonesia. Namun, menurutnya, pemerintah lebih tepat jika menggerakkan investasi dengan skema Sovereign Wealth Fund (SWF). "Kalau kesana juga menggerakan penciptaan lapangan kerja, sehingga bisa menekan angka pengangguran," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×