kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pembentukan bonds stabilization funds masih wacana


Selasa, 23 November 2010 / 15:53 WIB
Pembentukan bonds stabilization funds masih wacana
ILUSTRASI. Mujiati, produsen Sambal Cuk!


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Rencana pembentukan bond stabilization funds atau pendanaan untuk stabilisasi pasar skunder surat utang (obligasi) masih sebatas wacana. Pemerintah belum membahas rencana itu.

Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto mengatakan, bond stabilization funds baru wacana di beberapa forum internasional. "Belum ada pembicaraan oleh pemerintah," katanya kepada KONTAN, Senin (22/11) malam.

Rahmat mengatakan, bila bond stabilization funds terbentuk nantinya akan digunakan untuk membeli kembali (buy back) obligasi. "Jadi, pasar skunder surat berharga bisa kembali stabil bila dana asing banyak hengkang," tegasnya.

Pengamat ekonomi David Sumual menilai, pembentukan bonds stabilization funds bisa saja dilaksanakan di Indonesia. Namun, menurutnya, pemerintah lebih tepat jika menggerakkan investasi dengan skema Sovereign Wealth Fund (SWF). "Kalau kesana juga menggerakan penciptaan lapangan kerja, sehingga bisa menekan angka pengangguran," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×