kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pembebasan lahan lima tahun butuh dana Rp 61 T


Kamis, 31 Maret 2016 / 20:27 WIB
Pembebasan lahan lima tahun butuh dana Rp 61 T


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menggenjot pembangunan jalan tol. Dia manargetkan dalam lima tahun pemerintahannya, jalan tol yang bisa terbangun bisa mencapai sekitar 1.000 kilometer.

Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, untuk mewujudkan target tersebut bukan sesuatu yang mudah. Salah satunya disebabkan oleh anggaran pengadaan lahan.

Basuki mengatakan, untuk mencapai target tersebut, paling tidak anggaran pembebasan lahan yang diperlukan mencapai Rp 61 triliun. "Tahun kemarin Rp 17 triliun, tahun ini butuh Rp 16 triliun, baru ada Rp 1,4 trilun, tambah Rp 2,3 triliun dan itu habis," katanya di Komplek Istana Negara Minggu ini.

Basuki mengatakan, untuk mengatasi masalah kekurangan dana, pihaknya akan menempuh beberapa cara. Pertama, untuk tahun 2016 ini Kementerian Pekerjaan Umum akan mengajukan tambahan anggaran  Rp 16 triliun.

Kedua, menggunakan dana talangan swasta. Untuk menggunakan dana talangan swasta ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam waktu dekat ini akan mengeluarkan peraturan menteri keuangan berisi mekanisme penggunaan dan penggantian dana talangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×