kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pembangunan Infrastruktur Butuh Rp 1.429 Triliun


Kamis, 15 April 2010 / 06:53 WIB
Pembangunan Infrastruktur Butuh Rp 1.429 Triliun


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana menuturkan, kebutuhan pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia mencapai Rp 1.429 triliun dalam lima tahun ke depan.

Untuk itu, pemerintah perlu menjalin kerjasama dengan swasta dan melakukan berbagai perbaikan skema, seperti sinkronisasi kerangka kebijakan dan regulasi, perkuatan kelembagaan, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2005 tentang Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha dalam Penyediaan Insfrastruktur telah direvisi melalui Perpres 13/2010," katanya dalam peluncuran Asia-Pacific Ministerial Conference on Public Private Partnership for Infrastructure Development, Jakarta, Rabu (14/4).

Dengan demikian, sambung Armida, mekanisme pembiayaan pembangunan infrastruktur menjadi lebih jelas dan masukan investor pun terakomodir. Sehingga, upaya pemerintah menciptakan iklim investasi yang kondusif di sektor infrastruktur dapat sejalan dengan praktek bisnis internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×