kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pembahasan 16 sektor DNI segera rampung


Senin, 01 Februari 2016 / 19:12 WIB
Pembahasan 16 sektor DNI segera rampung


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah mengklaim revisi atas daftar negatif investasi (DNI) beberapa hari lagi tuntas. Bahkan, ke-16 sektor sudah semua dibahas di tingkat Menko Perekonomian.

Menko Perekonomian Darmin Nasution bilang, setelah semua sektor yang diusulkan dibahas tinggal dilakukan finalalisasi. Prinsipnya, hampir semua kementerian/Lembaga sudah setuju atas usulan DNI.

Dalam rapat koordinasi hari ini, Senin (1/2) pemerintah membahas lima sektor yang selama ini belum dibahas. Kelima sektor tersebut diantaranya, Pekerjaan Umum, Perhubungan, Pertahanan dan Keamanan, Telekomunikasi dan Pendidikan dan Kebudayaan.

"Finalnya barangkali beberapa hari lagi," kata Darmin, Senin (1/2) di Jakarta.

Dalam rapat tersebut, pemerintah menyepakati beberapa hal. Misalnya sektor Perhubungan akan membuka kesempatan asing memiliki saham hingga maksimal 67% untuk pengeloaan bandara dan pelabuhan.

Sementara untuk sektor Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pemerintah akan membuka kesempatan asing memiliki saham maksimal untuk pengelolaan jalan tol dan sampah. Selain itu pemerintah memasukan industri pengelolaan air baku ke dalam DNI, dengan maksimal porsi kepemilikan asing sebesar 49%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×