kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

PDIP: Tanpa Wamen, Kabinet Jokowi-JK lebih ramping


Selasa, 16 September 2014 / 21:50 WIB
Katalog promo JSM Superindo terbaru 31 Maret-2 April 2023 untuk harga spesial saat akhir pekan di bulan Ramadhan ini.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Postur 34 kementerian yang diusung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dianggap sebagian kalangan terlalu gemuk dan tak efisien.

Namun Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menampik hal tersebut. Menurutnya, kabinet Jokowi-JK akan lebih ramping dari yang sekarang.

"Pemahaman perampingan kabinet jangan dilihat mengurangi arsitektur kabinet, pemahaman perampingan kabinet adalah efektif, efisien dengan mengurangi wakil-wakil menteri," kata Tjahjo, Selasa (16/9).

Selain mengurangi wakil menteri dengan hanya memberi pengecualian pada Wakil Menteri Luar Negeri, Tjahjo bilang efisiensi pemerintahan mendatang adalah dengan mengoptimalkan peran eselon I dalam kementerian.

Menurutnya pemerintahan baru sedang mengkaji untuk merampingkan eselon II dan III dalam struktur kementerian yang dianggap tidak efisien.

Dengan begitu, dia bilang kerja kementerian akan lebih maksimal karena selama ini banyak tumpang tindih pekerjaan yang justru datang bukan hanya lintas kementerian, melainkan dalam internal kementerian sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×