kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.732   -86,00   -0,48%
  • IDX 6.267   259,73   4,32%
  • KOMPAS100 835   40,70   5,13%
  • LQ45 626   28,95   4,85%
  • ISSI 214   8,21   3,98%
  • IDX30 355   15,68   4,63%
  • IDXHIDIV20 435   17,50   4,19%
  • IDX80 94   4,62   5,15%
  • IDXV30 116   3,30   2,92%
  • IDXQ30 114   4,76   4,37%

PDI-P: Setiap ada masalah, SBY serang Jokowi


Rabu, 15 Februari 2017 / 12:56 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Sekjen PDI Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto menyayangkan sikap Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, SBY selalu mengaitkan masalah yang menimpanya dengan Presiden Joko Widodo.

Contoh terakhir, kata Hasto, terkait pengakuan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Antasari Azhar, yang menduga dikriminalisasi oleh SBY.

Ia menilai, SBY selalu melimpahkan masalahnya kepada Jokowi dengan menyebut grasi Antasari Azhar bersifat politis.

"Apa persoalan besar dari Pak SBY sehingga setiap ada persoalan dia selalu menyerang Bapak Jokowi? Ini yang membuat kami agak prihatin," kata Hasto di Jakarta, Rabu (15/2).

Sebagai seorang pemimpin, menurut Hasto, SBY seharusnya bisa mengedepankan hal-hal yang menyejukkan, bukan menuduh tanpa dasar yang jelas.

Hasto menegaskan bahwa grasi untuk Antasari diberikan Jokowi atas pertimbangan Mahkamah Agung, bukan untuk menyerang pihak tertentu.

Hasto lalu menyinggung pemberian grasi kepada Schapelle Leigh Corby, terpidana 20 tahun kasus penyelundupan ganja di Bali oleh SBY pada Mei 2012 lalu. "Sekiranya logika Bapak SBY itu dipakai tentu saja pemberian grasi terhadap Corby juga bisa dimaknakan berbeda," ujar Hasto.

(Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×