kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.315   49,00   0,28%
  • IDX 7.106   33,56   0,47%
  • KOMPAS100 961   6,54   0,68%
  • LQ45 688   5,79   0,85%
  • ISSI 256   0,82   0,32%
  • IDX30 382   3,80   1,00%
  • IDXHIDIV20 468   4,86   1,05%
  • IDX80 108   0,81   0,76%
  • IDXV30 137   1,68   1,24%
  • IDXQ30 122   1,13   0,94%

PDI-P: Isu Jokowi sudah direstui Mega tidak benar


Jumat, 07 Maret 2014 / 20:55 WIB
ILUSTRASI. Penurunan minat investor di pasar perdana disebabkan tren kenaikan yield obligasi Amerika Serikat (AS) yang masih berlanjut. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristianto membantah kabar yang menyebutkan bahwa Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarno Putri sudah merestui Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai calon presiden.

Menurut Hasto, PDI-P belum menentukan calon presiden ataupun calon wakil presiden. "Ibu Mega belum memutuskan siapa capres dan cawapres sehingga isu yang beredar di luar itu adalah tidak tepat," kata Hasto kepada wartawan di Kantor Dewan Pimpinan Pusat PDI-P, Jakarta, Jumat (7/3/2014).

Hasto mengatakan keputusan mengenai capres atau cawapres ditentukan melalui mekanisme partai yang diserahkan kepada Megawati. Saat ini, lanjut Hasto, partainya sedang berfokus memenangi pemilu legislatif.

Dia menuturkan bagi PDI-P, pileg menjadi prioritas utama saat ini. Menurut Hasto, bila PDI-P gagal memperoleh perolehan suara sebesar 20 persen dalam pileg, maka wacana pencapresan menjadi sia-sia.

"Jangan sampai kita sudah mempersiapkan segala sesuatu dengan baik tetapi kita menjadi tidak concern terhadap pileg. Syaratnya kami harus mencapai (target) 27.02 persen untuk memiliki capres dan cawapres dari PDI-P," pungkasnya.

Seperti diberitakan, kabar bahwa Megawati telah merestui Jokowi sebagai capres muncul dalam pemberitaan salah satu media nasional. Dalam berita itu disebutkan, Megawati telah merestui Jokowi menjadi capres sejak dua bulan lalu.  (Rahmat Fiansyah)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×