kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.869   80,00   0,45%
  • IDX 6.172   -48,40   -0,78%
  • KOMPAS100 818   -6,94   -0,84%
  • LQ45 617   -8,31   -1,33%
  • ISSI 211   -1,14   -0,54%
  • IDX30 349   -5,96   -1,68%
  • IDXHIDIV20 427   -9,63   -2,21%
  • IDX80 93   -0,82   -0,87%
  • IDXV30 114   -1,07   -0,93%
  • IDXQ30 111   -2,80   -2,45%

Patrialis: 8 Hakim MK siap kerja keras


Kamis, 03 Oktober 2013 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. Beberapa cara untuk tetap produktif saat liburan dapat tetap dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal agar tidak mengganggu waktu liburan. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/nym.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tertangkapnya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar membuat MK membentuk Majelis Kehormatan Konstitusi.

Untuk melaksanakan kegiatan itu, hari ini, Kamis (3/10), Sekretariat Jenderal MK telah mengirim undangan ke beberapa pihak terkait pembentukan Majelis Kehormatan Konstitusi tersebut.

"Majelis Kehormatan Konstitusi independen karena berisi 5 orang, mereka berasal dari Komisi Yudisial (KY), Perguruan Tinggi, Mantan Ketua MK, Hakim MK sendiri dan satu lagi pimpinan lembaga negara," ujar Hakim MK, Patrialis Akbar, Kamis (3/10).

Menurut Patrialis, semua persidangan sengketa Pilkada yang masuk ke MK akan tetap berjalan seperti biasa.

Ia bilang dengan 8 orang hakim yang bekerja saat ini, semuanya sudah komitmen untuk bekerja keras menyelesaikan semua permasalahan yang ada.

Selain itu, ia pun mendorong dilakukannya proses hukum dan tak menutup kemungkinan yang ada. Menurutnya adanya dugaan penyuapan yang mungkin melibatkan pihak lain,

"Jika setelah kasus ini, MK dianggap rawan suap, maka silahkan banyak pihak mengawasi MK secara baik, tapi asal jangan dituduh," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×