kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pasokan makanan cukup, BI optimistis inflasi Maret 2020 sebesar 0,11%


Selasa, 24 Maret 2020 / 16:58 WIB
ILUSTRASI. Penjual bahan makanan melayani pembeli di Pasar Palmerah, Jakarta, Senin (06/01). Pasokan makanan cukup, BI optimistis inflasi Maret 2020 sebesar 0,11%


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bank Indonesia (BI) optimistis inflasi pada bulan Maret 2020 akan terjaga rendah. Ini berdasar survei pemantauan harga hingga minggu ketiga bulan ini yang menunjukkan inflasi sebesar 0,11% mom atau bila secara tahunan sebesar 2,98% yoy.

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, harga yang terjaga tersebut disebabkan oleh ketersediaan pasokan bahan pangan yang cukup.

Baca Juga: Stimulus Moneter di Tengah Badai Korona

"Terimakasih pemerintah baik pusat maupun daerah yang bersama menyediakan kebutuhan bahan makanan sehingga harga-harga terkendali," kata Perry pada Selasa (24/3) di Jakarta.

Dengan begitu, angka inflasi pada bulan ini diproyeksi akan lebih rendah daripada bulan lalu. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada bulan Februari 2020 sebesar 0,28% mom dan inflasi tahunan tercatat sebesar 2,98% yoy.

Komoditas pengeluaran yang memberi andil inflasi tertinggi adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 0,95% dengan andil sebesar 0,25%.

Baca Juga: Menkeu rilis skenario terbaru pertumbuhan ekonomi 2020, ini kata ekonom Bank Permata

Komoditas yang memberi sumbangan inflasi terutama adalah bawang putih dengan andil 0,09%, cabai merah dengan andil 0,06%, daging ayam ras dengan andil 0,02%, dan jeruk dengan andil 0,02%.

Selain itu, ada juga beberapa komoditas seperti rokok kretek filter, beras, minyak goreng, rokok putih, cabai rawit, bawang bombai, dan kentang yang masing-masing memberi andil inflasi sebesar 0,01%.

Baca Juga: Ada wabah corona, BI: Inflasi Maret diproyeksi 0,11%

Tak hanya itu, dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga juga mengalami inflasi sebesar 0,09% mom dengan andil 0,02%. Ini disebabkan oleh kenaikan kontrak rumah dengan andil 0,01% dan bahan bakar rumah tangga dengan andil 0,01%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×