kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Pasokan makanan cukup, BI optimistis inflasi Maret 2020 sebesar 0,11%


Selasa, 24 Maret 2020 / 16:58 WIB
Pasokan makanan cukup, BI optimistis inflasi Maret 2020 sebesar 0,11%
ILUSTRASI. Penjual bahan makanan melayani pembeli di Pasar Palmerah, Jakarta, Senin (06/01). Pasokan makanan cukup, BI optimistis inflasi Maret 2020 sebesar 0,11%


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bank Indonesia (BI) optimistis inflasi pada bulan Maret 2020 akan terjaga rendah. Ini berdasar survei pemantauan harga hingga minggu ketiga bulan ini yang menunjukkan inflasi sebesar 0,11% mom atau bila secara tahunan sebesar 2,98% yoy.

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, harga yang terjaga tersebut disebabkan oleh ketersediaan pasokan bahan pangan yang cukup.

Baca Juga: Stimulus Moneter di Tengah Badai Korona

"Terimakasih pemerintah baik pusat maupun daerah yang bersama menyediakan kebutuhan bahan makanan sehingga harga-harga terkendali," kata Perry pada Selasa (24/3) di Jakarta.

Dengan begitu, angka inflasi pada bulan ini diproyeksi akan lebih rendah daripada bulan lalu. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada bulan Februari 2020 sebesar 0,28% mom dan inflasi tahunan tercatat sebesar 2,98% yoy.

Komoditas pengeluaran yang memberi andil inflasi tertinggi adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 0,95% dengan andil sebesar 0,25%.

Baca Juga: Menkeu rilis skenario terbaru pertumbuhan ekonomi 2020, ini kata ekonom Bank Permata

Komoditas yang memberi sumbangan inflasi terutama adalah bawang putih dengan andil 0,09%, cabai merah dengan andil 0,06%, daging ayam ras dengan andil 0,02%, dan jeruk dengan andil 0,02%.

Selain itu, ada juga beberapa komoditas seperti rokok kretek filter, beras, minyak goreng, rokok putih, cabai rawit, bawang bombai, dan kentang yang masing-masing memberi andil inflasi sebesar 0,01%.

Baca Juga: Ada wabah corona, BI: Inflasi Maret diproyeksi 0,11%

Tak hanya itu, dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga juga mengalami inflasi sebesar 0,09% mom dengan andil 0,02%. Ini disebabkan oleh kenaikan kontrak rumah dengan andil 0,01% dan bahan bakar rumah tangga dengan andil 0,01%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×