CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Ada wabah corona, BI: Inflasi Maret diproyeksi 0,11%


Jumat, 20 Maret 2020 / 18:52 WIB
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas di gedung kantor pusat Bank Indonesia (BI) Jakarta, (18/7). Survei pemantauan harga BI hingga minggu ketiga menunjukkan perkiraan inflasi Maret sebesar 0,11% secara mom.


Reporter: Grace Olivia | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Survei pemantauan harga oleh Bank Indonesia (BI) hingga minggu ketiga menunjukkan perkiraan inflasi Maret sebesar 0,11% secara month-on-month (mom) atau lebih rendah dari bulan sebelumnya. 

Dengan begitu, inflasi Maret diperkirakan sebesar 0,78% secara year-to-date (ytd) atau sebesar 2,98$ secara tahunan (yoy). 

Baca Juga: Terus melemah, ini penjelasan BI soal perkembangan stabilitas rupiah

Bank Indonesia dalam keterangannya, Jumat (20/3), menjelaskan, penyumbang inflasi pada periode laporan ini berasal dari  komoditas emas perhiasan 0,05%, jeruk 0,03%, telur ayam ras 0,03%, gula pasir 0,02%, serta bawang merah, kangkung, bayam, nasi dengan lauk dan bahan bakar rumah tangga masing-masing sebesar 0,01% mom. 

Sementara itu, komoditas utama yang menyumbang deflasi yaitu cabai merah -0,08%, cabai rawit -0,03%, bawang putih, tomat, daging ayam ras, minyak goreng dan angkutan udara masing-masing sebesar -0,01% mom.

"Sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga dari minggu sebelumnya antara lain jeruk dan bawang merah. Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga adalah cabai merah,” terang BI. 

BI menjelaskan, pihaknya akan terus memperkuat  koordinasi dengan pemerintah dan OJK untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Antisipasi dampak corona, multifinance juga dapat stimulus dari OJK

Juga dalam rangka menetapkan langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×