Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman percaya diri bisa melakukan ekspor beras hingga 500 ribu ton pada tahun ini
Amran memastikan rencana ini tidak akan mengganggu pasokan kebutuhan dalam negeri mengingat stok beras Bulog yang telah mencapai 5 juta ton.
Bahkan, Amran mengklaim pemerintah telah melakukan beberapa kali ekspor ke Palestina sebesar 10 ribu ton, dan ekspor ke Arab Saudi untuk kebutuhan haji di tahun ini. Selain itu, saat ini pemerintah juga tengah menjajaki peluang ekspor 200 ribu ton dengan negara Malaysia.
Baca Juga: Bulog Jajaki Peluang Ekspor 200.000 Ton Beras ke Malaysia
"Jangankan 200 ribu ton, 500 ribu pun bisa diekspor ke negara yang membutuhkan. Nanti kan baru negosiasi," jelas Amran saat meninjau Pasokan Beras di Gudang Bulog Karawang, Kamis (23/4/2026).
Selain beras, pemerintah juga telah melakukan ekspor perdana pupuk urea ke Australia sebanyak 250 ribu ton.
Baca Juga: Usai Tembus Arab Saudi, Mentan Bidik Ekspor Beras ke Malaysia dan Filipina
"Kita rencana 1 juta ton, tapi ini perdana 250 ribu ton ekspor pupuk urea," jelasnya.
Selain Australia, Amran menyebut mendapatkan permintaan langsung ekspor pupuk urea ke India sebanyak 500 ribu ton. Hanya saja, pemerintah belum memutuskan untuk melakukan ekspor ke sana.
Baca Juga: Bulog Siapkan 1 Juta Ton Beras Ekspor, ASEAN Jadi Sasaran Utama
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













