kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.971   79,00   0,44%
  • IDX 5.908   -193,20   -3,17%
  • KOMPAS100 768   -27,35   -3,44%
  • LQ45 581   -17,02   -2,84%
  • ISSI 204   -7,29   -3,44%
  • IDX30 329   -9,06   -2,68%
  • IDXHIDIV20 403   -9,25   -2,24%
  • IDX80 87   -3,01   -3,34%
  • IDXV30 109   -2,09   -1,88%
  • IDXQ30 105   -2,38   -2,21%

Para menteri kumpul di Kantor Puan bahas LPG 3 Kg


Selasa, 20 Juni 2017 / 13:37 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Peruntukan gas LPG 3 kilogram (Kg) bersubsidi semestinya untuk masyarakat miskin. Namun nyatanya subsidi energi ini kerap tak tepat sasaran. Pasalnya banyak masyarakat menengah dan pengusaha yang mempergunakan subsidi ini.

Tak mau terus-menerus memberikan subsidi tak tepat sasaran, pemerintah segera melakukan pengalihan subsidi LPG 3 kilogram pada penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Hari ini, Selasa (20/6) sejumlah menteri menyambangi Kantor Kementerian Koodinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) untuk membahas sejumlah rencana terkait pengalihan subsidi ini.

Dalam rapat kordinasi ini dimulai pukul 12.00 WIB, diagendakan pembahasan perkembangan integrasi penyaluran subsidi energi dalam satu kartu. Dalam rapat kordinasi yang dipimpin Menko PMK, Puan Maharani, tampak sejumlah menteri yang hadir.

Menteri yang hadir, antara lain Menteri ESDM Ignatius Jonan, Mensos Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan sejumlah eselon I Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, Bappenas, Kementerian BUMN.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada satu Menteri yang bersedia memberikan keterangan. Sejumlah awak media tengah menunggu hasil rapat perkembangan integrasi subsidi ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×