kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Para menteri kumpul di Kantor Puan bahas LPG 3 Kg


Selasa, 20 Juni 2017 / 13:37 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Peruntukan gas LPG 3 kilogram (Kg) bersubsidi semestinya untuk masyarakat miskin. Namun nyatanya subsidi energi ini kerap tak tepat sasaran. Pasalnya banyak masyarakat menengah dan pengusaha yang mempergunakan subsidi ini.

Tak mau terus-menerus memberikan subsidi tak tepat sasaran, pemerintah segera melakukan pengalihan subsidi LPG 3 kilogram pada penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Hari ini, Selasa (20/6) sejumlah menteri menyambangi Kantor Kementerian Koodinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) untuk membahas sejumlah rencana terkait pengalihan subsidi ini.

Dalam rapat kordinasi ini dimulai pukul 12.00 WIB, diagendakan pembahasan perkembangan integrasi penyaluran subsidi energi dalam satu kartu. Dalam rapat kordinasi yang dipimpin Menko PMK, Puan Maharani, tampak sejumlah menteri yang hadir.

Menteri yang hadir, antara lain Menteri ESDM Ignatius Jonan, Mensos Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan sejumlah eselon I Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, Bappenas, Kementerian BUMN.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada satu Menteri yang bersedia memberikan keterangan. Sejumlah awak media tengah menunggu hasil rapat perkembangan integrasi subsidi ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×