kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah akan pangkas subsidi LPG sampai Rp 40 T


Rabu, 10 Desember 2014 / 15:06 WIB
ILUSTRASI. Cari tahu waktu yang ideal dan seberapa sering sebaiknya sarung bantal Anda diganti


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memperkirakan subsidi Liquid Petroleum Gas (LPG) akan turun pada tahun 2015 mendatang. Pasalanya harga gas internasional tengah mengalami penurunan drastis.

Harga gas dunia telah mengalami penurunan lebih dari 50% dalam enam bulan terakhir. "Hal itu dengan sendirinya, akan menurunkan nilai subsidi LPG kita," ujar JK, Rabu (10/12).

Sebelumnya, nilai subsidi LPG yang diajukan pemerintah dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2015 sebesar Rp 55,1 triliun. Dengan penurunan harga gas, JK menargetkan nilai subsidinya hanya sebesar Rp 10-15 triliun, atau berkurang hingga Rp 40 triliun.

Namun, demikian dengan tegas JK mengatakan pemerintah tidak akan merubah harga jual LPG bersubsidi kepada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×