kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Pansus akan Mengonfrontasikan Sri Mulyani, Boediono, dan JK


Senin, 18 Januari 2010 / 15:27 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan segera dikonfrontasi. Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket kasus Bank Century berencana akan melakukan konfrontasi tiga pejabat ini pada bulan Februari nanti.

"Masih harus dicari tanggalnya," ujar Anggota Pansus Century Hendrawan Supratikno, Senin (18/1). Dia juga mengatakan bahwa anggota pansus sudah sepakat untuk melakukan konfrontasi ini untuk mencari kebenaran soal fakta yang terjadi dalam penggelontoran dana talangan (bailout). Anggota Pansus Century lainnya, Akbar Faisal, juga membenarkan bahwa pansus punya agenda untuk melakukan konfrontasi. "Ini sudah disepakati dari awal kalau ada agenda konfrontasi," ujar politisi Partai Hanura ini.

Agenda konfrontasi terhadap ketiga pejabat ini memang perlu dilakukan karena pernyataan seputar kasus ini sangat berbeda. Salah satunya adalah soal pemberitahuan penggelontoran dana bailout kepada JK, wapres pada saat itu. JK menyatakan bawha dirinya tak pernah diberitahu oleh Menkeu dan Gubernur BI terhadap putusan tersebut. Adapun Menkeu sendiri menyatakan kalau dirinya sudah memberitahu laporan penyelamatan Bank Century sesaat setelah memutuskan kebijakan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×