kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

PAN bantah sodorkan kadernya sebagai calon menteri


Minggu, 10 Januari 2016 / 08:27 WIB
PAN bantah sodorkan kadernya sebagai calon menteri


Sumber: Antara | Editor: Sanny Cicilia

SUKABUMI. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulfikli Hasan mengatakan, partainya tidak pernah mengusulkan apalagi menyodorkan kadernya menjadi calon menteri pada kabinet Presiden RI Joko Widodo.

"Kader kami ada tujuh juta dan pengurus ada ribuan. Jadi siapa yang bilang bahwa PAN sudah menyiapkan kadernya untuk menjadi calon menteri," kata Zulkifli kepada Antara di Sukabumi, Sabtu (9/1).

Dia menyatakan, siapa pun yang mengatakan PAN sudah menyodorkan kadernya untuk menjadi calon menteri adalah  tidak benar. Dia sendiri tidak pernah mencalonkan kadernya untuk menjadi menteri.

Zulkfikli menyatakan dia sudah lama duduk di pemerintahan, baik eksekutif maupun legislatif.

Ini menjadikan dia sudah paham tata negara. Apalagi, reshuffle adalah hak presiden yang tak bisa diintervensi siapa pun.

"Sudah saya tegaskan sejak lama, isu reshuffle yang terus berkembang ini PAN tidak pernah menyodorkan nama menteri, apalagi meminta presiden untuk memasukkan kader kami duduk di kabinet, walaupun partai kami ini sudah bergabung dengan koalisi pemerintah," kata Zulkifli.

Dia juga membantah dirinya bakal menjadi menteri karena dia sudah lebih nyaman duduk menjadi Ketua MPR RI yang berstatus sejajar dengan presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×