kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.908   -80,00   -0,44%
  • IDX 6.122   -0,15   0,00%
  • KOMPAS100 794   0,57   0,07%
  • LQ45 608   -0,42   -0,07%
  • ISSI 213   0,76   0,36%
  • IDX30 337   -0,67   -0,20%
  • IDXHIDIV20 428   1,69   0,40%
  • IDX80 91   0,08   0,09%
  • IDXV30 116   0,84   0,73%
  • IDXQ30 110   0,18   0,16%

Neraca perdagangan surplus, Kemendag dorong peningkatan produksi dalam negeri


Senin, 09 November 2020 / 15:46 WIB
ILUSTRASI. Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (15/9/2020).


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

Agus mengatakan, peningkatan nilai ekspor baja terutama disebabkan meningkatnya permintaan dari Tiongkok dan Malaysia karena mulai pulihnya industri di negara tersebut.

Kemudian, peningkatan ekspor disebabkan naiknya harga CPO internasional dan naiknya permintaan CPO dari Tiongkok dan India.

Lebih lanjut, Agus mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kinerja ekspor. Diantaranya dengan melakukan virtual business matching melalui 46 perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri yang tersebar di 31 negara.

Hal tersebut dilakukan oleh international trade promotion center (ITPC) dan atase perdagangan. Kemudian, melakukan trade expo Indonesia secara Virtual Exhibition. Serta berpartisipasi dalam Trade Expo di Dubai Uni Emirat Arab tahun depan.
 

Selanjutnya: Sinergi pembiayaan ekspor UKM, Kemendag jalin MoU dengan perbankan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×