CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Neraca perdagangan Desember defisit US$ 235,8 juta


Jumat, 15 Januari 2016 / 10:02 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada bulan Desember 2015 terjadi defisit neraca dagang sebesar US$ 235,8 juta. Total neraca perdagangan Januari-Desember 2015 tercatat surplus sebesar US$ 7,51 miliar.

Kepala BPS Suryamin mengatakan neraca migas pada bulan Desember tercatat defisit US$ 498,5 juta. Sementara untuk neraca non-migas masih mencatat surplus sebesar US$ 262,7 juta.

"Neraca perdagangan tahun 2015 secara akumulasi paling tinggi setelah tahun 2011," ujar Suryamin dalam konferensi persnya di Jakarta, Jumat (15/1).

Ia menjelaskan, ekspor pada bulan Desember 2015 tercatat US$ 11,89 miliar atau naik 6,98% dibanding November 2015. Ekspor migas tercatat mengalami menurunan sebesar 13,20%. Sementara non migas naik sebesar 10,12%.

Apabila dibanding Desember tahun 2014, nilai ekspor US$ 14,62 miliar turun 17,66%. Secara total sepanjang tahun 2015 tercatat kinerja ekspor Indonesia sebesar US$ 150,25 miliar.

Sementara itu, untuk impor terjadi kenaikan 5,23% menjadi US$ 12,12 miliar bila dibanding November 2015. Impor migas maupun nonmigas, sama-sama mengalami peningkatan masing-masing sebesar 9,61% dan 4,5%.

Apabila dibanding Desember tahun 2014, nilai impor US$ 12,12 miliar turun 16,02%. Secara total sepanjang tahun 2015 tercatat kinerja impor Indonesia sebesar US$ 142,74 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×