kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Negosiasi dengan Trump, Airlangga: Akan Ada Perusahaan Indonesia Investasi di AS


Senin, 14 April 2025 / 12:54 WIB
Negosiasi dengan Trump, Airlangga: Akan Ada Perusahaan Indonesia Investasi di AS
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno (kiri), Menteri Perdagangan Budi Santoso (kedua kiri), Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu (kedua kanan), dan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (kanan), memberikan keterangan terkait perkembangan dan persiapan pertemuan dengan Amerika Serikat (AS) terkait tarif perdagangan di Jakarta, Senin (14/4/2025).


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, akan ada perusahaan Indonesia yang berinvestasi di Amerika Serikat (AS).

Adapun investasi tersebut dilakukan sebagai bentuk negosiasi dari Indonesia terkait dampak tarif resiprokal yang diberikan presiden AS Donald Trump sebesar 32%.

“Secara teknis juga Indonesia juga akan ada selain mengundang investasi Amerika di Indonesia. Indonesia juga akan ada perusahaan yang akan investasi di Amerika,” tutur Airlangga dalam konferensi pers, Perkembangan dan Persiapan Pertemuan dengan Pemerintah Amerika Serikat Terkait Tarif Perdagangan, Senin (14/2).

Baca Juga: Negosiasi Kebijakan Tarif Resiprokal, Indonesia akan Impor LNG dan LPG dari AS

Meski demikian, ia belum bisa membeberkan investasi yang dilakukan Indonesia akan dari perusahaan mana dan komoditas apa. Hal tersebut, lanjutnya, akan bergantung dengan negosiasi yang dilakukan nanti dengan AS.

Menurut Airlangga, setelah melakukan kesepakatan dengan pihak AS, maka pemerintah akan langsung mengumumkan terkait investasi Indonesia dengan AS tersebut.

“Sehingga seluruhnya tentu tergantung daripada pembicaraan nanti. Nah itu (komoditas dan perusahaan) nanti diumumkannya di sana (AS),” ungkapnya.

Untuk diketahui, pada 16-23 April 2025 Menko Airlangga akan melakukan negosiasi dengan AS, salah satunya bertemu dengan United States Trade Representative (USTR) atau Kantor Perwakilan Dagang AS.

Baca Juga: Menko Airlangga Beberkan Alasan Indonesia Pilih Negosiasi Tingkatkan Impor dari AS

Nantinya, Airlangga akan didampingi Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.

“Demikian pula akan berangkat Ibu Menteri Keuangan. Ini terkait juga dengan Spring Meeting daripada World Bank, IMF World Bank. Dan kita pahami Indonesia dikenakan tarif 32% dan sekarang 90% 90 hari di hold.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×