CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Nazaruddin kembali jalani pemeriksaan di KPK


Jumat, 14 Juni 2013 / 11:04 WIB
ILUSTRASI. Makanan manis mengandung gula tinggi


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Wakil Menteri Agama (Wamenag), Nazaruddin Umar, Jumat pagi ini (14/6) menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Orang nomor dua di Kementerian Agama itu datang mengenakan kemeja putih dan peci berwarna hitam.

Nazaruddin datang ke KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Al Quran di Kementerian Agama tahun anggaran 2011-2012.

"Diperiksa sebagai saksi AJ (Ahmad Jauhari)" kata Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha kepada Kontan, Jumat (14/6).

Nazaruddin sendiri sudah tiba di kantor KPK sejak pukul 08.40 WIB. Sayangnya, ia enggan memberikan komentar terkait kedatangannya di KPK.

Ini merupakan kali keduanya, Nazaruddin menjalani pemeriksaan penyidik. Sebelumnya, ia juga pernah memberikan keterangan sebagai saksi atas mantan anggota DPR Zulkarnaen Djabar dan putranya Dendy Prasetya dalam kasus yang sama. Saat kasus ini terjadi, ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama.

Kasus Ahmad Jauhari ini merupakan pengembangan dari kasus Dendy dan Zulkarnaen yang sudah diputus di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) beberapa waktu lalu. KPK menjerat tersangka dengan ketentuan penyalahgunaan wewenang yaitu pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 UU Tipikor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×