kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Nazaruddin kembali jalani pemeriksaan di KPK


Jumat, 14 Juni 2013 / 11:04 WIB
ILUSTRASI. Makanan manis mengandung gula tinggi


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Wakil Menteri Agama (Wamenag), Nazaruddin Umar, Jumat pagi ini (14/6) menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Orang nomor dua di Kementerian Agama itu datang mengenakan kemeja putih dan peci berwarna hitam.

Nazaruddin datang ke KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Al Quran di Kementerian Agama tahun anggaran 2011-2012.

"Diperiksa sebagai saksi AJ (Ahmad Jauhari)" kata Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha kepada Kontan, Jumat (14/6).

Nazaruddin sendiri sudah tiba di kantor KPK sejak pukul 08.40 WIB. Sayangnya, ia enggan memberikan komentar terkait kedatangannya di KPK.

Ini merupakan kali keduanya, Nazaruddin menjalani pemeriksaan penyidik. Sebelumnya, ia juga pernah memberikan keterangan sebagai saksi atas mantan anggota DPR Zulkarnaen Djabar dan putranya Dendy Prasetya dalam kasus yang sama. Saat kasus ini terjadi, ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama.

Kasus Ahmad Jauhari ini merupakan pengembangan dari kasus Dendy dan Zulkarnaen yang sudah diputus di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) beberapa waktu lalu. KPK menjerat tersangka dengan ketentuan penyalahgunaan wewenang yaitu pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 UU Tipikor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×