kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Nazaruddin bisnis minyak di Dubai


Kamis, 29 Maret 2012 / 06:45 WIB
ILUSTRASI. Susu kedelai


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sidang kasus suap Wisma Atlet SEA Games di Palembang dengan terdakwa Muhammad Nazaruddin mulai memasuki babak akhir. Setelah memanggil seluruh saksi dalam kasus ini, Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi mulai memeriksa bekas Bendahara Partai Demokrat itu.

Dalam sidang kemarin (28/3), Nazaruddin banyak mengelak jika dirinya terlibat dalam kasus suap ini. Ia lebih banyak menyebut nama-nama petinggi Demokrat lainnya seperti Anas Urbaningrum, Angelina Sondakh, dan Andi Malarangeng yang terlibat dalam kasus itu. Menurutnya, orang-orang di Demokrat telah mengorbankan dirinya.

Selain itu, Nazaruddin mengaku tidak pernah berniat kabur ke luar negeri. Dirinya pergi ke luar negeri dalam rangka kegiatan bisnis di Dubai, Uni Emirat Saudi. Ia mengaku sempat menanam saham di perusahaan minyak yang bermarkas di kota itu. "Saya berbisnis minyak sejak tahun 2007," ujarnya. Jadi, bisnis yang dia kerjakan itu tidak terkait dengan kasus suap Wisma Atlet. Sidang berikutnya, Jaksa akan membacakan tuntutan hukuman untuk Nazaruddin.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×