kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Naikkan harga pembelian, penyerapan Bulog membaik


Senin, 22 Agustus 2011 / 14:47 WIB
ILUSTRASI. Manfaat wortel bisa ANda dapat ketika Anda mengonsumsinya secara rutin.


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can

JAKARTA. Badan Usaha Logistik (Bulog) mengakui, realisasi penyerapan beras sudah membaik sejak adanya kenaikan harga pembelian. Rata-rata Bulog bisa menyerap 5.000 ton beras setiap hari.

Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan, realisasi penyerapan beras dari petani sebelumnya dibawah 5.000 ton. "Penyerapan sedikit lebih baik setelah tanggal 3 Agustus lalu kita menaikkan harga pembelian," ujarnya seusai sidang kabinet di Kantor Presiden Senin (22/8).

Ia menjelaskan, saat ini harga pembelian beras Bulog sudah 20% di atas Harga Patokan Pemerintah (HPP) menjadi sekitar Rp 6.000 - 6.100 per kilogram (kg). "Untuk harga gabah, harga pembelian gabah Bulog sudah naik 22% di atas HPP," kata Sutarto.

Sutarto menambahkan, hingga saat ini, Bulog telah empat kali menaikkan harga pembelian baik harga pembelian gabah maupun harga pembelian beras. "Kami tetap berupaya untuk menyerap sebanyak-banyaknya. Karena ini terkait dengan market eksternal di luar Bulog juga," ujarnya.

Catatan saja, hingga akhir tahun ini, Bulog mematok target penyerapan beras sekitar 3 juta ton - 3,5 juta ton. Sampai saat ini, penyerapan beras Bulog mencapai 1,3 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×