kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.873   27,00   0,16%
  • IDX 8.948   11,21   0,13%
  • KOMPAS100 1.234   4,44   0,36%
  • LQ45 870   1,83   0,21%
  • ISSI 326   1,76   0,54%
  • IDX30 442   2,45   0,56%
  • IDXHIDIV20 521   3,93   0,76%
  • IDX80 137   0,53   0,39%
  • IDXV30 145   1,20   0,83%
  • IDXQ30 142   1,03   0,74%

Naikkan harga pembelian, penyerapan Bulog membaik


Senin, 22 Agustus 2011 / 14:47 WIB
Naikkan harga pembelian, penyerapan Bulog membaik
ILUSTRASI. Manfaat wortel bisa ANda dapat ketika Anda mengonsumsinya secara rutin.


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can

JAKARTA. Badan Usaha Logistik (Bulog) mengakui, realisasi penyerapan beras sudah membaik sejak adanya kenaikan harga pembelian. Rata-rata Bulog bisa menyerap 5.000 ton beras setiap hari.

Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan, realisasi penyerapan beras dari petani sebelumnya dibawah 5.000 ton. "Penyerapan sedikit lebih baik setelah tanggal 3 Agustus lalu kita menaikkan harga pembelian," ujarnya seusai sidang kabinet di Kantor Presiden Senin (22/8).

Ia menjelaskan, saat ini harga pembelian beras Bulog sudah 20% di atas Harga Patokan Pemerintah (HPP) menjadi sekitar Rp 6.000 - 6.100 per kilogram (kg). "Untuk harga gabah, harga pembelian gabah Bulog sudah naik 22% di atas HPP," kata Sutarto.

Sutarto menambahkan, hingga saat ini, Bulog telah empat kali menaikkan harga pembelian baik harga pembelian gabah maupun harga pembelian beras. "Kami tetap berupaya untuk menyerap sebanyak-banyaknya. Karena ini terkait dengan market eksternal di luar Bulog juga," ujarnya.

Catatan saja, hingga akhir tahun ini, Bulog mematok target penyerapan beras sekitar 3 juta ton - 3,5 juta ton. Sampai saat ini, penyerapan beras Bulog mencapai 1,3 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×