kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.825   -3,00   -0,02%
  • IDX 8.122   90,13   1,12%
  • KOMPAS100 1.146   14,24   1,26%
  • LQ45 828   7,12   0,87%
  • ISSI 289   4,93   1,74%
  • IDX30 431   3,87   0,91%
  • IDXHIDIV20 517   4,09   0,80%
  • IDX80 128   1,47   1,16%
  • IDXV30 140   1,28   0,92%
  • IDXQ30 140   1,10   0,79%

Naikkan harga pembelian, penyerapan Bulog membaik


Senin, 22 Agustus 2011 / 14:47 WIB
Naikkan harga pembelian, penyerapan Bulog membaik
ILUSTRASI. Manfaat wortel bisa ANda dapat ketika Anda mengonsumsinya secara rutin.


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can

JAKARTA. Badan Usaha Logistik (Bulog) mengakui, realisasi penyerapan beras sudah membaik sejak adanya kenaikan harga pembelian. Rata-rata Bulog bisa menyerap 5.000 ton beras setiap hari.

Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan, realisasi penyerapan beras dari petani sebelumnya dibawah 5.000 ton. "Penyerapan sedikit lebih baik setelah tanggal 3 Agustus lalu kita menaikkan harga pembelian," ujarnya seusai sidang kabinet di Kantor Presiden Senin (22/8).

Ia menjelaskan, saat ini harga pembelian beras Bulog sudah 20% di atas Harga Patokan Pemerintah (HPP) menjadi sekitar Rp 6.000 - 6.100 per kilogram (kg). "Untuk harga gabah, harga pembelian gabah Bulog sudah naik 22% di atas HPP," kata Sutarto.

Sutarto menambahkan, hingga saat ini, Bulog telah empat kali menaikkan harga pembelian baik harga pembelian gabah maupun harga pembelian beras. "Kami tetap berupaya untuk menyerap sebanyak-banyaknya. Karena ini terkait dengan market eksternal di luar Bulog juga," ujarnya.

Catatan saja, hingga akhir tahun ini, Bulog mematok target penyerapan beras sekitar 3 juta ton - 3,5 juta ton. Sampai saat ini, penyerapan beras Bulog mencapai 1,3 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×