kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   -30.000   -1,12%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Naikkan harga pembelian, penyerapan Bulog membaik


Senin, 22 Agustus 2011 / 14:47 WIB
ILUSTRASI. Manfaat wortel bisa ANda dapat ketika Anda mengonsumsinya secara rutin.


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can

JAKARTA. Badan Usaha Logistik (Bulog) mengakui, realisasi penyerapan beras sudah membaik sejak adanya kenaikan harga pembelian. Rata-rata Bulog bisa menyerap 5.000 ton beras setiap hari.

Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan, realisasi penyerapan beras dari petani sebelumnya dibawah 5.000 ton. "Penyerapan sedikit lebih baik setelah tanggal 3 Agustus lalu kita menaikkan harga pembelian," ujarnya seusai sidang kabinet di Kantor Presiden Senin (22/8).

Ia menjelaskan, saat ini harga pembelian beras Bulog sudah 20% di atas Harga Patokan Pemerintah (HPP) menjadi sekitar Rp 6.000 - 6.100 per kilogram (kg). "Untuk harga gabah, harga pembelian gabah Bulog sudah naik 22% di atas HPP," kata Sutarto.

Sutarto menambahkan, hingga saat ini, Bulog telah empat kali menaikkan harga pembelian baik harga pembelian gabah maupun harga pembelian beras. "Kami tetap berupaya untuk menyerap sebanyak-banyaknya. Karena ini terkait dengan market eksternal di luar Bulog juga," ujarnya.

Catatan saja, hingga akhir tahun ini, Bulog mematok target penyerapan beras sekitar 3 juta ton - 3,5 juta ton. Sampai saat ini, penyerapan beras Bulog mencapai 1,3 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×