kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Musim Tanam Pertama, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Cukup


Selasa, 13 Februari 2024 / 14:06 WIB
Musim Tanam Pertama, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Cukup
ILUSTRASI. PT Pupuk Indonesia (Persero) siap memenuhi kebutuhan pupuk petani nasional pada musim tanam pertama tahun ini.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pupuk Indonesia (Persero) siap memenuhi kebutuhan pupuk petani nasional pada musim tanam pertama tahun ini. Adapun, masa tanam pertama diperkirakan akan berlangsung pada September/Oktober 2023 sampai Maret/April 2024. 

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pupuk subsidi sebesar 2 juta ton. Dari jumlah tersebut, 1,1 juta ton sudah berada di kabupaten-kabupaten untuk disalurkan.

Rahmad menyebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran pupuk subsidi sebesar Rp 26 triliun dengan volume sebanyak 4,7 juta ton. 

Baca Juga: Genjot Produksi, Kementan Lakukan Percepatan Tanam Padi di Sentra Produksi Beras

Pupuk Indonesia telah menerapkan digitalisasi untuk memonitor penyaluran pupuk subsidi. Hal itu untuk mempermudah petani menebus pupuk subsidi yang syaratnya cukup dengan KTP saja.

"Insya Allah pupuk stoknya cukup, sebagian besar sudah ada di daerah," ujar Rahmad ditemui di Kompleks Istana Presiden, Selasa (13/2).

Lebih lanjut Rahmad menyampaikan, tambahan anggaran pupuk subsidi sebesar Rp 14 triliun masih dalam proses. Adanya tambahan pupuk subsidi diharapkan dapat turut meningkatkan produksi beras. 

"(Anggaran) Rp 14 triliun akan menambahkan 2,5 juta ton (pupuk subsidi)," ucap Rahmad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×