kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Muncul usulan PPP usung cawapres untuk Aburizal


Sabtu, 10 Mei 2014 / 16:51 WIB
ILUSTRASI. Golden Eagle Energy (SMMT) targetkan produksi batubara 3 juta ton di tahun 2022


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Sikap politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih sangat cair. Dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II PPP, akan dibahas usulan mengenai mengusung figur bakal calon wakil presiden untuk bakal calon presiden dari Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Wakil Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa menyampaikan, jelang bergulirnya rapimnas, usulan untuk berkoalisi dengan Golkar semakin terdengar kuat. Usulan itu semakin mengerucut untuk mengusung Wakil Ketua Umum DPP PPP Lukman Hakim Sjaifuddin menjadi bakal cawapres Aburizal.

"Ini baru pembicaraan awal, kita pernah memberi masukan, tapi pembicaraan formalnya baru nanti dalam rapimnas. Nanti akan kita uji di rapimnas," kata Suharso sesaat sebelum Rapimnas II PPP dimulai, Sabtu (10/5) siang.

Menurut Suharso, forum rapimnas ini harus dimanfaatkan oleh semua pengurus pusat dan pengurus wilayah PPP dalam menentukan arah koalisi untuk menghadapi Pilpres 2014. Keputusan ia harap dapat diambil dengan musyawarah dan mufakat.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PP Romahurmuziy mengatakan, jelang bergulirnya rapimnas, muncul tawaran berkoalisi dari Partai Golkar.

Dengan munculnya tawaran Golkar, opsi koalisi PPP kini menjadi tiga karena sebelumnya telah memiliki opsi bergabung ke poros PDI Perjuangan atau Partai Gerindra. Keputusan final koalisi itu akan diambil di rapimnas yang digelar pada 10-11 Mei 2014. Keputusan apa pun yang diambil di rapimnas bersifat final dan mengikat sehingga setelahnya tak ada lagi peluang untuk menjalin koalisi dengan partai lain.  (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×