kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.933   47,00   0,26%
  • IDX 6.031   -115,44   -1,88%
  • KOMPAS100 775   -16,68   -2,11%
  • LQ45 594   -12,08   -1,99%
  • ISSI 211   -3,62   -1,69%
  • IDX30 330   -5,56   -1,66%
  • IDXHIDIV20 422   -7,90   -1,84%
  • IDX80 89   -1,90   -2,10%
  • IDXV30 116   -1,38   -1,18%
  • IDXQ30 108   -1,77   -1,61%

MotoGP Mandalika Dongkrak Konsumsi Avtur Bandara Lombok hingga 48%


Kamis, 08 Oktober 2026 / 21:23 WIB
MotoGP Mandalika Dongkrak Konsumsi Avtur Bandara Lombok hingga 48%
ILUSTRASI. Persiapan Aviation Fuel Terminal di Bandara Intenasional Lombok (DOK/AFT BIL)


Reporter: Havid Vebri | Editor: Havid Vebri

KONTAN.CO.ID - MATARAM. Gelaran MotoGP Mandalika 2026 diproyeksikan mendorong konsumsi bahan bakar pesawat atau avtur di Bandara Internasional Lombok (BIL) hingga 48%.

Kenaikan konsumsi terutama dipicu oleh tambahan penerbangan penumpang dan aktivitas penerbangan kargo yang berkaitan dengan penyelenggaraan MotoGP.

Manager Aviation Fuel Terminal (AFT) Bandara Internasional Lombok, Ilham, mengatakan konsumsi avtur di BIL pada kondisi normal berada di kisaran 80 kiloliter (KL) per hari.

Namun, selama periode MotoGP pada 5-15 Oktober, konsumsi diperkirakan meningkat sekitar 40%-48%. Dengan demikian, kebutuhan avtur diproyeksikan mencapai sekitar 120 KL per hari.

"Rata-rata konsumsi harian avtur 80 kiloliter. Selama ada event MotoGP akan ada kenaikan sekitar 40%-48%, jadi kami prediksi ada kenaikan menjadi 120 kiloliter," ujar Ilham, Kamis (8/10).

Menurut Ilham, peningkatan kebutuhan avtur tidak hanya berasal dari penerbangan penumpang. Aktivitas penerbangan kargo yang berkaitan dengan MotoGP juga turut memberikan kontribusi terhadap lonjakan konsumsi.

Salah satunya berasal dari layanan kargo Qatar Airways dengan rute Narita, Jepang-Lombok. Selain itu, terdapat penerbangan yang membawa kebutuhan logistik maupun kru MotoGP.

"Untuk kargo ada lima pesawat wide body, dan untuk kru sendiri ada tiga pesawat wide body," jelasnya.

Di sisi lain, tambahan penerbangan atau extra flight maskapai domestik dari Jakarta menuju Lombok juga menjadi salah satu faktor pendorong konsumsi avtur.

Sejumlah maskapai seperti Citilink, AirAsia dan Pelita menambah penerbangan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas penumpang selama periode MotoGP.

"Jadi peningkatan ini bukan hanya karena kargonya, tetapi juga ada penambahan flight pesawat penumpang," kata Ilham.

Baca Juga: Pertamina Siagakan SPBU di Jalur Menuju Mandalika Jelang Pertamina Grand Prix 2026

Stok Avtur Capai 1.116 KL

Meski konsumsi diproyeksikan meningkat, Ilham memastikan ketersediaan avtur di Lombok masih dalam kondisi aman. Saat ini, stok avtur yang tersedia mencapai sekitar 1.116 KL.

Dengan tingkat konsumsi saat ini, stok tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan selama sekitar 25-27 hari.

"Jadi secara stok kita sangat aman, di atas 20 hari," ujar Ilham.

Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama MotoGP, penyimpanan avtur tersedia di dua lokasi, yakni di Ampenan dan area bandara.

Adapun pasokan utama avtur untuk Lombok berasal dari Refinery Unit (RU) IV Cilacap. Selain itu, terdapat sumber pasokan alternatif dari AFT Ngurah Rai.

Dalam kondisi darurat, pasokan avtur juga dapat diperoleh dari Integrated Terminal (IT) Surabaya.

AFT Lombok juga terus memantau kedatangan tanker untuk memastikan kesinambungan pasokan. Ilham mengatakan, saat ini terdapat sejumlah tanker yang mendukung kebutuhan avtur, sementara kedatangan tanker berikutnya diperkirakan berlangsung dalam satu hingga dua pekan ke depan.

Baca Juga: MotoGP Mandalika 2026 Digelar Oktober, Pemerintah Bidik Efek Ekonomi Lebih Besar

Pantau Extra Flight

Untuk menjaga kecukupan pasokan di tengah potensi lonjakan konsumsi, AFT Lombok melakukan monitoring kebutuhan avtur secara harian.

Salah satu indikator utama yang dipantau adalah realisasi penjualan avtur. Selain itu, informasi mengenai extra flight juga menjadi dasar untuk menghitung proyeksi kebutuhan bahan bakar.

AFT memantau jumlah penerbangan tambahan, maskapai yang mengoperasikan penerbangan serta rute yang diajukan. Dari informasi tersebut, kebutuhan avtur dapat diperkirakan berdasarkan jarak dan rute penerbangan.

"Untuk monitoring harian lihat dari sales harian kita. Kita juga melihat informasi extra flight yang masuk, ke mana rutenya. Dari sana kita bisa memprediksi berapa kebutuhan bahan bakarnya dengan rute yang telah diajukan," terang Ilham.

Dengan stok yang tersedia dan dukungan pasokan dari sejumlah titik, AFT Lombok menilai kenaikan konsumsi selama MotoGP masih dapat diantisipasi.

"Kalau ada peningkatan masih sangat cukup kalau ada lonjakan konsumsi," tegasnya.

Saat ini, operasional AFT Bandara Internasional Lombok didukung empat vertical tank, tiga horizontal tank dan tujuh refueller atau mobil tangki pengisi bahan bakar pesawat.

Total terdapat 47 personel yang mendukung kegiatan operasional AFT di Bandara Internasional Lombok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×