kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Morgan Stanley prediksi laju ekonomi Indonesia 5,5% pada 2019


Selasa, 06 Februari 2018 / 23:25 WIB
Morgan Stanley prediksi laju ekonomi Indonesia 5,5% pada 2019
ILUSTRASI. Morgan Stanley


Reporter: Yoliawan H | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga keuangan Morgan Stanley memprediksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia dapat tembus di angka 5,4%. Adapun, riset Morgan Stanley yang disusun oleh Deyi Tan dan Zhixiang Su juga memprediksi PDB Indonesia akan terus tumbuh membaik di tahun 2019 mencapai 5,5%.

Menurut riset Morgan Stanley yang diterima Kontan.co.id, Selasa (6/2), akan ada tiga faktor yang akan mampu membantu pertumbuhan PDB Indonesia lebih baik dari tahun 2017 antara lain; Pertama, pertumbuhan ekspor Indonesia merupakan salah satu yang terkuat di kawasan Asia pada tahun 2017, dan Morgan Stanley memperkirakan momentum ekspor akan terus berlanjut.

Keberlanjutan dari pemulihan ekspor akan berdampak pada meningkatkan utilisasi kapasitas, dan menghasilkan kesempatan lapangan kerja. Hal tersebut kemudian akan memberikan peningkatan bertahap untuk belanja modal dan belanja konsumen.

Kedua, Indonesia sedang menuju Pemilihan Umum lokal pada tanggal 18 Juni dan Pemilihan Umum Nasional pada tanggal 19 April mendatang. Secara historis, menjelang pemilihan umum, kebijakan fiskal cenderung menjadi lebih mudah saat para pemain lama mencalonkan kembali, dan ini juga bertepatan dengan peningkatan konsumsi pribadi secara berurutan.

Ketiga, Stabilitas makro yang ditingkatkan juga meletakkan fondasi untuk pemulihan pertumbuhan lebih lanjut ke depan. Menurut Morgan Stanley, Indonesia lebih mampu menahan normalisasi The Fed kali ini dibandingkan dengan 2013 karena membaiknya fundamental.

Secara keseluruhan, Morgan Stanley menilai positif prospek pertumbuhan di kawasan ASEAN khususnya Indonesia pada tahun-tahun mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×