kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.933   47,00   0,26%
  • IDX 6.031   -115,44   -1,88%
  • KOMPAS100 775   -16,68   -2,11%
  • LQ45 594   -12,08   -1,99%
  • ISSI 211   -3,62   -1,69%
  • IDX30 330   -5,56   -1,66%
  • IDXHIDIV20 422   -7,90   -1,84%
  • IDX80 89   -1,90   -2,10%
  • IDXV30 116   -1,38   -1,18%
  • IDXQ30 108   -1,77   -1,61%

Moody's prediksi ekonomi Indonesia tumbuh minus 0,8%, ini kata ekonom


Rabu, 24 Juni 2020 / 17:50 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat di Terminal Peti Kemas (TPK) yang dikelola Pelindo 1.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dengan masih menyebarnya Covid-19 di Indonesia, lembaga riset Moody's memperkirakan perekonomian Indonesia pada 2020 akan tumbuh negatif 0,8%, atau lebih rendah dari target pemerintah yang sebesar -0,4% hingga 1,0%.

"Turunnya proyeksi disebabkan oleh efek dari Covid-19 yang menekan pertumbuhan ekonomi di semester pertama tahun ini," ujar Vice President Senior Credit Officer Moody's Madhavi Bokil dalam outlook perekonomian dunia edisi Juni 2020.

Baca Juga: Moody's memprediksi ekonomi Indonesia turun 0,8% pada 2020

Senada dengan lembaga tersebut, ekonom Bank Danamon Wisnu Wardhana memprediksi kalau perekonomian Indonesia akan tumbuh negatif 0,6%.

Hal ini berdasarkan pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2020 yang hanya mencapai 2,97% dan asesmen rata-rata  pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2020 hingga kuartal IV-2020 yang kontraksi 1,7%.

Wisnu menambahkan, untuk menjaga perekonomian, yang perlu menjadi fokus utama adalah meningkatkan efektivitas dan produktivitas masing-masing institusi dengan tetap menjaga stabilitas kesehatan.

Baca Juga: Fitch memangkas peringkat Modernland Realty (MDLN) menjadi CCC-

"Jadi dalam melakukan hal-hal tersebut harus seluruh elemen pelaku ekonomi. Bukan hanya pemerintah," tegas Wisnu.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×