kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

MoneyFest @School Dorong Siswa SMAN 70 Jakarta Gali Potensi untuk Semakin Berprestasi


Sabtu, 02 Mei 2026 / 08:17 WIB
MoneyFest @School Dorong Siswa SMAN 70 Jakarta Gali Potensi untuk Semakin Berprestasi
ILUSTRASI. Moneyfest @ School - kontan kilas online (KONTAN/KILAS)


Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini

KONTAN.CO.ID - Rabu pagi, 29 April 2026, suasana Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 70 Jakarta begitu syahdu. Rumput hijau dan pohon rindang membuat udara di sana semakin sejuk. Nuansa tenang sungguh terasa, menandakan proses belajar yang kondusif. Guru-guru pun terlihat sibuk di ruangnya. Tampak beberapa dari mereka hendak menyiapkan materi kepada siswa.

Tepat pukul 07.15 WIB, siswa kelas 10 serempak keluar ruangan menuju aula sekolah. Sembari menggunakan baju pramuka beserta kacunya, mereka tampak antusias mendatangi acara MoneyFest @School, event Kontan yang menghadirkan pembicara inspiratif. Senyum dan tawa terlihat dari wajah para siswa, ada juga yang sambil berbincang santai membahas event yang akan mereka hadiri.

Pun dengan guru-guru yang hadir dalam acara yang sama. Mereka mulai ambil posisi, duduk di kursi yang berada di bagian belakang aula. Dari sana, mereka bisa memantau siswa yang hadir dalam acara.

Guest star dalam acara ini, Vina Muliana, hadir tak lama berselang. Kehadirannya disambut meriah oleh siswa dan guru SMA Negeri 70 Jakarta. Tak hanya Vina, Kontan turut mengundang Yohan Rubiyantoro, seorang eks wartawan yang kini bergelar PHD di bidang educational leadership di University of Nottingham Inggris, agar siswa semakin termotivasi membuka peluang pendidikan cemerlang melalui bangku perkuliahan.

Pada tahun 2026 ini, Money Fest @ School membawa konsep baru. Bertajuk “Find Your Path”, Kontan melihat perkembangan industri yang kian dinamis, terutama dalam hal sumber daya manusia atau SDM. Kehadiran artificial intelligence (AI) pun semakin meramaikan geliat kebutuhan teknologi di tingkat korporasi. Untuk itu, penting bagi siswa untuk menambah ilmu di luar pelajaran sekolah supaya tetap eksis dalam pendidikan dan karir.

Tidak sendiri, para mitra kerja sama Kontan turut mendukung acara ini antara lain BTN, Bank Mandiri, Bank Mayapada, BCA, Bank Jatim, Sinar Mas Land, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Bank BJB Syariah, dan blu by BCA Digital. Acara Money Fest @ School juga masuk dalam rangkaian event Kontan menuju usia 30 tahun.

Director Kontan Cipta Wahyana menjelaskan, event MoneyFest @School membawa tujuan mulia agar siswa mendapat petunjuk jelas dalam belajar agar berguna ketika menuju karir profesional. Generasi muda ini adalah penerus bangsa 20-30 tahun ke depan. Oleh karenanya, siswa perlu dibekali wawasan mendalam agar tidak salah menentukan pilihan.

Kehadiran dua praktisi diharapkan menambah ilmu dan menjadi ruang diskusi yang interaktif, terlebih membahas hal yang krusial bagi generasi Z (Gen Z). “Simpelnya mirip Google Map, temen-temen pasti butuh arah kalau menuju suatu tempat. Sama seperti adik-adik yang mau ke mana setelah lulus SMA, fokuskan mau berkarir atau melanjutkan pendidikan,” kata Cipta.

Masalah karir di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, memang selalu menarik dibahas. Masalah psikologis sering menjadi bola salju yang problematik. Akhirnya, generasi muda sering terjerumus dalam kondisi ketidakstabilan mental. Tercatat sebanyak 86% Gen Z bingung dan kehilangan arah dalam memulai karir. Hal tersebut juga diperkuat sebanyak 78% Gen Z tidak tahu harus ke mana untuk mendapat pendampingan persiapan karir.

Dalam mengawali dunia profesional, fondasi pendidikan merupakan salah satu modal utama dalam menuntun siswa menuju pekerjaan yang diinginkan. Di era digital, siswa juga perlu memiliki pemikiran kritis agar dapat mengonsumsi konten secara bijak dan tidak mempengaruhi mental.

Dalam pemaparannya, Vina memberi tips modal utama untuk meraih masa depan gemilang yaitu clarity, connections, dan competitiveness. Clarity membantu siswa menentukan tujuan pendidikan. Semua jurusan kuliah bermanfaat, tapi siswa harus memiliki skill yang jelas, sehingga menarik bagi perusahaan.

Vina bercerita sempat galau dengan jurusan kuliahnya, teknik pertanian. Namun, bukan berarti itu menjadi masalah. Justru ia menekuni kemampuan komunikasi sebagai skill andalan ketika lulus kuliah. Karir awalnya pun dimulai menjadi jurnalis selama 3,5 tahun dan kemudian pindah ke BUMN menjadi HR.

“Sekarang saya bersyukur karena dari momen itulah akhirnya saya bertanya ke diri sendiri untuk menentukan arah. Saya ingin teman-teman tidak merasakan susahnya mencari arah. Menentukan arah masa depan itu selalu dimulai dengan mengenali diri sendiri,” jelas Vina kepada lebih dari 300 siswa yang hadir.

Kemudian, siswa harus memiliki competitiveness. Penelitian Glassdoor mencatat, ada total 250 pesaing untuk 1 lowongan pekerjaan. Dari angka tersebut, kandidat yang masuk HRD untuk lanjut wawancara hanya 4-6 orang. Hasil akhirnya, perusahaan hanya menerima 1 orang untuk menjadi karyawan. Fenomena tersebut menunjukkan, tingkat kompetisi dalam dunia pekerjaan sangat tinggi.

Menurut Vina, realita tersebut dapat menjadi refleksi agar siswa punya keunggulan yang kompetitif bagi industri. “Oke banget punya sahabat itu sangat membantu. Tapi bukan berarti teman-teman harus menutup diri sama orang yang di luar. Jangan menutup diri sama orang-orang yang bahkan gak cocok sama kamu. Mulai sekarang, berteman sama semua orang, hargai latar belakang yang berbeda,” sambung Vina, ketika menjelaskan tentang connection.

Jadi Siswa Berprestasi dan Berdampak

Prestasi merupakan poin penting ketika ingin mencapai pendidikan yang gemilang. Prestasi harus dibarengi dengan dampak dan manfaat luas agar pendidikan tidak hanya berguna untuk diri sendiri, tetapi juga lingkungan sekitar. Prestasi juga bepengaruh sebagai salah satu syarat untuk mendapat beasiswa pendidikan.

Lebih lanjut, Yohan Rubiyantoro menjelaskan, sebagai mentor beasiswa, calon penerima harus memiliki prestasi, dampak, dan kontribusi sosial. Prestasi seperti lomba olahraga atau cerdas cermat, dapat memberi nilai tambah karena siswa dianggap aktif oleh lembaga beasiswa. “Cari prestasi sebanyak mungkin. Jadi juara kelas, Jadi juara lomba. Sekarang harus mulai aktif mengikuti lomba-lomba,” kata Yohan.

Penerima beasiswa juga biasanya akan dihadapkan tantangan untuk memberikan dampak dan kontribusi sosial karena beasiswa yang diberikan harus memiliki manfaat luas. Nantinya, siswa yang kemudian melanjutkan studi perkuliahan pun tentu tidak lepas dari kegiatan sosial dan aktivitas kreatif lewat unit kegiatan mahasiswa (UKM). Yohan mencontohkan, siswa yang aktif di sekolah dapat memberi dampak positif agar kredibilitas sekolah semakin terkenal dan baik di mata orang lain.

“Jangan hanya jadi pelajar yang cuma dari sekolah, pulang ke rumah. Tapi aktif  berkegiatan di sekolah dan lingkungan rumah,” ucap Yohan.

SMA Negeri 70 Dorong Siswa Inovatif

Acara Money Fest @ School mendapat apresiasi dari civitas akademik dan siswa SMA N 70. Kepala Sekolah SMA Negeri 70 Jakarta Waridin S.Pd, M.Hum mengatakan talkshow dari praktisi dapat menambah wawasan siswa di luar jam sekolah. Sekolah yang memberikan teori, kemudian diperkuat dengan praktisi yang dihadirkan oleh Kontan.

“Menurut saya luar biasa. Kontan langsung mendatangkan praktisi, memberikan contoh-contoh nyata. Sehingga buat siswa SMA Negeri 70 Jakarta ini adalah pelengkap,” kata Waridin kepada Kontan.

Waridin mengatakan, pihak sekolah pun mendorong siswa untuk terus mengasah kreativitas, salah satunya melalui program Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa (FIKSI) dari pemerintah. Agenda ini menjadi momentum sekolah untuk menguatkan kognitif dan inovasi siswa dalam berwirausaha. Agenda ini menjadi relevan dalam mengolaborasikan kebutuhan industri dan pemanfaatan teknologi.

Sekolah yang tim basketnya juara 4 kali beruntun dalam kompetisi DBL itu juga mendorong siswa terlibat aktif dalam kegiatan di luar sekolah, misalnya dalam acara SPECTA dan Bulungan Run. Menurut Waridin, kegiatan ini dapat memperkuat relasi antar sekolah dan industri agar siswa dapat mempraktekan ilmu dari bangku pelajaran.

“Kolaborasi dari acara sekolah menambah pengalaman dan melengkapi kreativitas anak-anak dari pembelajaran di sekolah,” jelas Waridin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×