kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

MK protes Todung dan Refly masuk pansel Cakim MK


Jumat, 12 Desember 2014 / 21:36 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan Asing Doyan Berburu Perusahaan Multifinance LokalKONTAN/Carolus Agus Waluyo/08/05/2023.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Mahkamah Konstitusi (MK) 'protes' atas keputusan Presiden Jokowi yang menetapkan Advokat Senior Todung Mulya Lubis dan Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun masuk ke dalam Panitia Seleksi Calon Hakim Konstitusi. Alasannya karena keduanya merupakan orang-orang yang kerap beracara di MK.

"Masing-masing diketahui adalah advokat dan konsultan hukum yang aktif beracara di MK. Karena itu, berdasarkan rapat permusyawaratan hakim tanggal 11 Desember 2014, meminta Ketua MK berkirim surat kepada Presiden yang intinya agar mempertimbangkan kembali dua nama tersebut," kata Sekjen MK Jenedri M Gaffar di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (12/12).

Jenedri mengklaim 'penolakan' ini bukan karena pihaknya pernah bersitegang dengan Refly Harun, tepatnya saat terbongkar kasus Akil Mochtar. Justru, kata Jenedri, ini semata-mata untuk menjaga independensi Hakim MK ke depannya.

"Ini juga untuk menjaga objektifitas pansel dalam melaksanakan tugasnya, dengan Harapan hakim terpilih nanti, dapat menjaga indepensinya dan imparsialitasnya," katanya. (Edwin Firdaus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×