kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

"Miranda pernah terima Mercy dari Century"


Kamis, 10 April 2014 / 16:52 WIB
ILUSTRASI. 6 Tips Makeup Awet di Musim Hujan.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Miranda Swaray Goeltom sewaktu menjabat Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia disebut pernah menerima mobil Mercedez dari Bank Century. Kabar tersebut beredar setelah adanya tulisan di internet tentang isu pemberian mobil.

"Saya dengar dari Ahmad Fuad, direktur hukum, yang bilang Miranda pernah terima Mercy dari Century, tapi sudah dibalikin," ujar staf Gubernur BI, Onik Wijonarko, saat bersaksi untuk terdakwa kasus dugaan korupsi Bank Century, Budi Mulya, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (10/4).

Onik mengatakan, kabar tersebut kemudian disampaikan kepada Gubernur BI saat itu, Boediono. Direktur Pengawasan BI langsung diturunkan untuk menelusuri isu tersebut. "Itu kami ke Pak Boediono. Boediono bilang tolong dicek kebenarannya," lanjut Onik.

Namun, menurut Onik, isu tersebut ternyata tak terbukti. Mantan Direktur Direktorat Pengawasan Bank 1 saat itu, Zainal Abidin, yang melakukan penelusuran hingga ke Bank Century tak menemukan bukti pemberian itu.

Dalam kasus ini, Miranda diduga sebagai salah satu pihak yang mendorong agar Bank Century mendapat fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP). Miranda pernah menegur bawahannya yang tak menyetujui pemberian FPJP.

Saat itu, Deputi Direktur Direktorat Pengawasan Bank (DPB) 1 Heru Kristiyana menyatakan bahwa Bank Century tidak memenuhi syarat mendapatkan FPJP karena rasio kecukupan modal (CAR) bank itu kurang dari 8%. Peraturan BI mensyaratkan bahwa bank umum harus memiliki CAR, minimal 8%. (Dian Maharani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×