kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Merpati harus segera laporkan bisnis plan 2011


Selasa, 28 Desember 2010 / 23:47 WIB


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Untuk bisa menyelesaikan rencana restrukturisasi Merpati yang dijadwalkan mulai di bulan Februari 2011, PT Merpati diminta Kementerian BUMN untuk segera memperbaiki bisnis plan 2011 supaya bisa memperlancar program restrukturisasi yang telah dijadwalkan.

Menurut Deputi Menteri BUMN Bidang Restrukturisasi dan Privatisasi Achiran Pandu Djajanto Kementerian BUMN tidak mau rencananya berantakan. "Kita minta mereka untuk segera perbaiki bisnis plan. Agar tidak telat lagi. Seperti Kertas Kraft Aceh, telat sebulan saja, bleeding per bulan Rp 6,6 miliar. Kita ingin lihat, bisnis plan, untuk midterm apa saja, long term apa saja,” papar Pandu Selasa (28/12).

Menurut Pandu, Merpati juga harus merencanakan dengan matang pesawat dengan tipe seperti apa yang cocok. Selain itu Pandu juga menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam dengan keadaan Merpati sekarang. "Kita perlu lakukan reorganisasi. Perlu diperbaiki. Tapi jangan sampai bleeding Merpatinya," tambahnya.

Pemerintah akan menyuntik dana sebesar Rp 610 miliar untuk merestrukturisasi Merpati pada tahun 2011 nanti. Menurut Pandu pemberian dana restrukturisasi tersebut akan dimulai pada bulan Februari 2011 sesuai dengan bisnis plan yang telah dilaporkan oleh Merpati. "Kita lihat, mana yang prioritas. Kita lihat, kebutuhan jangka pendek berapa, menengah berapa. Biar sifatnya enggak mendadak-mendadak," tandasnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×