kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Menurut Kiemas, Foke pantas untuk menjabat lagi


Senin, 12 Maret 2012 / 19:33 WIB
ILUSTRASI. Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Jakarta, Kamis (11/2/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Taufik Kiemas menyatakan, PDI-P segera memilih Fauzi Bowo sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017.

Menurut Taufik, PDI-P harus sesegera mungkin meminang Fauzi bowo alias Foke menjadi bakal calon Gubernur incumbent, agar tidak oleh dipinang partai lain. "Harus (pilih Foke), kalau tidak (Foke) akan direbut dan kesempatan PDI-P bisa hilang," kata Taufik di Senayan, Jakarta (12/3).

Menurut Taufik, Fauzi Bowo merupakan orang yang paling mampu mengatasi masalah di Ibukota Indonesia ini, seperti kemacetan maupun banjir. Bahkan, Foke dinilai sebagai tokoh yang paling mengetahui kondisi Jakarta, dibandingkan dengan calon lainnya.

Sementara untuk calon pendamping Fauzi Bowo atau calon Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012-2017, PDI-P memiliki banyak pilihan bakal calon. Meski begitu, Taufik enggan menyebut nama calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, yang akan diusung PDI-P itu. "Belum pantas dibuka untuk calon Wakil Gubernur. Tidak enak saya," pungkas suami Megawati Soekarno Putri itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×