kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.945   35,00   0,20%
  • IDX 6.370   29,70   0,47%
  • KOMPAS100 841   1,36   0,16%
  • LQ45 636   -1,11   -0,17%
  • ISSI 219   1,15   0,53%
  • IDX30 358   -0,84   -0,23%
  • IDXHIDIV20 442   -1,25   -0,28%
  • IDX80 96   0,04   0,04%
  • IDXV30 119   0,57   0,48%
  • IDXQ30 114   -0,51   -0,44%

Menteri Muhadjir sempat tegur keras Anies Baswedan, apa yang terjadi?


Kamis, 07 Mei 2020 / 06:09 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Selain itu, Kemensos juga meminta Pemprov DKI untuk mengerahkan RT/ RW mendata warga miskin terdampak Covid-19 yang belum masuk. Tujuannya, agar mereka tetap mendapatkan bansos. 

"Karena banyak orang miskin baru gara-gara Covid-19. Pengusaha UMKM juga banyak yang mata pencahariannya hilang dan itu tidak ada dalam data," ujar Muhadjir. 

Namun, rupanya data calon penerima bansos itu juga tak kunjung diserahkan ke Kemensos. Padahal di sisi lain masyarakat banyak yang berteriak karena tidak mendapatkan bansos.

Baca Juga: Cegah ekonomi semakin memburuk, Kemenkeu segerakan bansos di kuartal II

"Jadi di lapangan kacau. Karena daftar (warga penerima bansos) yang diturunkan kepada Kemensos itu adalah yang (data) punya Gubernur. Nah, sementara RT/ RW juga punya data sendiri yang itu mestinya dikirim ke Kemensos, tapi tidak dikirim," papar Muhadjir. 

Muhadjir menegaskan, pemerintah hanya ingin semua KK miskin yang terdampak Covid-19 mendapatkan bansos secara merata, tepat sasaran dan tidak ada yang tumpang tindih.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Muhadjir dan Anies Baswedan Sempat Bersitegang, Ini Sebabnya..."
Penulis : Deti Mega Purnamasari
Editor : Fabian Januarius Kuwado

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×