kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Menteri KKP baru Trenggono akan pelajari potensi besar sektor perikanan


Selasa, 22 Desember 2020 / 21:57 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo bersama Wapres Maruf Amin mengumumkan Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan saat perombakan kabinet di Istana Merdeka, Selasa, 22 Desember 2020.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono sebagai Kelautan dan Perikanan.

Trenggono mengisi posisi kosong pada jajaran Kabinet Indonesia Maju. Sebelumnya posisi tersebut diisi oleh Edhy Prabowo yang mengundurkan diri usai ditetapkan sebagai tersangka korupsi benih lobster oleh KPK.

"Bapak Sakti Wahyu Trenggono. Beliau sekarang ini memegang jabatan di Wakil Menteri Pertahanan dan akan kita berikan tanggung jawab untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan," ujar Jokowi saat perkenalkan 6 calon menteri baru di Istana Merdeka, Selasa (22/12).

Menerima jabatan tersebut diakui Trenggono bukanlah hal yang mudah. Sebagai informasi, meski berlatar belajang pengusaha, Trenggono tak memiliki portofolio di sektor perikanan dan kelautan.

Baca Juga: Ditunjuk menjadi menteri sosial, ini fokus Tri Rismaharini

Meski begitu ia bilang Indonesia memiliki potensi perikanan dan kelautan yang besar untuk dimanfaatkan. Oleh karena itu ia akan belajar dalam pemanfaatan tersebut.

"Itu tentu saya akan belajar dan menggali melakukan evaluasi untuk selanjutnya bisa melakukan apa yang harus kami lakukan supaya itu bisa menjadi manfaat bagi bangsa," terang Trenggono saat konferensi pers.

Trenggono bilang lautan Indonesia berpotensi untuk dikembangkan tidak hanya dalam sektor perikanan tetapi juga pariwisata. Tidak hanya laut, sektor perikana juga akan dikembangkan dalam budidaya. "Tentu tidak melupakan kebersinambungan lingkungan," jelasnya.

Selanjutnya: Sandiaga Uno siapkan strategi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×