kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Menteri: Kenaikan UMP tidak berpengaruh bagi UMKM


Rabu, 28 November 2012 / 15:25 WIB
ILUSTRASI. Bless Acne Liquid Foundation


Reporter: Farrel Dewantara | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Syarief Hasan menyatakan, kenaikan upah minimum provinsi tidak terlalu berpengaruh bagi usaha usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Dia beralasan, pengelolaan usaha UMKM biasanya bersifat kekeluargaan.

Selain itu, Syarief mengatakan, skalanya juga tidak terlalu besar. "Kalau ada 3-4 orang pelaku usahanya biasanya itu lebih mudah kompromi," jelas Syarief, Rabu (28/11).

Namun, Syarief mengaku tetap ada UMKM yang terkena dampak. Cuma, dia menilai pengaruh tidak besar karena bisa diatasi secara kekeluargaan.

Asal tahu saja, penetapan UMP 2013 ditolak oleh sejumlah pengusaha. Di Jakarta, pengusaha menilai kenaikan UMP sebesar 40% dianggap terlalu memberatkan. Para pengusaha menilai besaran UMP itu akan menimbulkan banyak pengangguran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×