kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.866   -34,00   -0,20%
  • IDX 8.013   77,56   0,98%
  • KOMPAS100 1.130   13,49   1,21%
  • LQ45 819   3,46   0,42%
  • ISSI 283   5,25   1,89%
  • IDX30 426   0,20   0,05%
  • IDXHIDIV20 512   -2,67   -0,52%
  • IDX80 126   1,21   0,97%
  • IDXV30 139   0,23   0,16%
  • IDXQ30 139   -0,40   -0,29%

'Menteri jangan kemana-mana, urus anggaran dulu'


Rabu, 19 Agustus 2015 / 14:37 WIB
'Menteri jangan kemana-mana, urus anggaran dulu'


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan para menterinya untuk menggenjot realisasi penggunaan anggaran. Apalagi, menurut laporan yang diterimanya dari Menteri Keuangan serapan anggaran belanja modal hingga Agustus baru 20%.

Padahal, keberadaan belanja modal sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi. ""Hati-hati jangan ke mana-mana, urus ini dulu," ujar Jokowi, Rabu (19/8) di Kantornya, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Hal itu disampaikan Jokowi setelah menanggapi dinamika yang terjadi dalam tubuh kabinetnya. terutama setelah terjadi selisih pendapatan antara Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Koordinator bidang Maritim Rizal Ramli.

Jokowi bilang semua anggota kabinet harus menjalankan tugas-tugasnya, terutama yang berkaitan dengan visi-misi Presiden, yang tertuang dalam Nawacita. Jangan sampai ada pejabat yang melenceng dari tugas dan program yang ada.

Jokowi juga menegaskan, antara Wakil Presiden dan Menteri dan Koordinator harus menjaga kordinasi. Sementara tugas Menko adalah melakukan supervisi semua menteri dan kementerian/lembaga (K/L) yang ada di bawahnya. K/L sendiri bertugas untuk mengeksekusi setiap program yang ada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×