kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.517   17,00   0,10%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menteri ESDM bantah Jokowi restui Total di Mahakam


Sabtu, 16 Mei 2015 / 16:08 WIB
ILUSTRASI. Cermati Saham yang Paling Banyak Dijual Asing Selama Sepekan


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said membantah kabar yang menyebutkan, Presiden RI Joko Widodo telah memberikan restu pada Total E&P Indonesie (Total) untuk lanjut menggarap lapangan minyak dan gas bumi di Mahakam, Kalimantan Timur. 

"Terbalik ituh. Total yang menyatakan kesiapannya diajak Pertamina. He-he-he," kata Sudirman kepada Kompas.com, Sabtu (16/5/2015).

"Total ready to accept that the NOC Pertamina will be the new operator with majority shares. Begitu kata CEO-nya kepada Presiden," ucap Sudirman. 

Mendengar pernyataan dari CEO Total Patrick Pouyanne, kata Sudirman, Presiden Jokowi pun memberikan respons. 

"Pemerintah selalu menyambut baik investor yang akan menanamkan modalnya di Indonesia. Apalagi perusahaan yang sudah lama bekerja di Indonesia. Pengaturan detailnya diserahkan ke menteri teknisnya," ucap dia. 

Sejauh ini, belum ada detail kerjasama antara Total dan Indonesia, serta Inpex Corporation. Sudirman mengatakan, pemerintah terus memfasilitasi komunikasi antara Pertamina, Total, dan Inpex. 

"Sejauh ini diskusinya sangat baik. Dan selangkah lagi, akan finalkan head of agreement-nya," ucap Sudirman. 

Untuk diketahui konsep perjanjian atau head of agreement antara Pertamina, Total, dan Inpex rencananya diteken pertengahan bulan lalu. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×