kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.534   34,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menteri dalam negeri jadi korban aksi mogok pilot Garuda


Kamis, 28 Juli 2011 / 11:52 WIB
Warren Buffett sebut sifat langka ini harus dimiliki agar sukses dalam hidup


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi ikut menjadi korban aksi mogok para pilot PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Gamawan pindah ke Lion Air karena pesawat Garuda yang akan ditumpanginya terganggu operasionalnya.

Gamawan dijadwalkan menggunakan pesawat Garuda pukul 07.00 WIB dari Pekanbaru setelah meresmikan IPDN Rokan Hilir Riau kemarin. Dia diharapkan bergabung dengan rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta sebelum pukul 11.00 WIB.

Rencananya, Gamawan akan mendampingi SBY ke Palembang, Sumatera Selatan melakukan rapat kerja Gubernur se-Sumatera di Palembang. "Alhamdulillah mendapat dua tempat duduk. Beliau ditawari kendaraan khusus tetapi tetap naik pesawat Lion Air," kata Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Raydonnyzar Moenek kepada Tribunnews.com, Kamis (28/7).

Seperti diketahui, Asosiasi Pilot Garuda melakukan mogok kerja sejak pukul 00.00 WIB, Kamis (28/7). Pemogokan ini untuk menuntut persamaan gaji antara pilot lokal dengan pilot asing.

Sebelumnya, Garuda memastikan 13 penerbangan tidak mengalami gangguan akibat aksi pemogokan ini. Maskapai nasional ini sudah menyiapkan pilot cadangan yang berasal dari instruktur dan pilot yang duduk di manajemen Garuda. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×