kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

DPR desak menteri BUMN tuntaskan masalah Garuda


Kamis, 28 Juli 2011 / 10:45 WIB
DPR desak menteri BUMN tuntaskan masalah Garuda
ILUSTRASI. Promo JSM Yogya Supermarket 16-18 Oktober 2020. Dok: Yogya Group


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Anggota DPR meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar turut tangan menuntaskan aksi pemogokan pilot PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Anggota Komisi V DPR Abdul Hakim menilai, aksi pemogokan itu merupakan tataran manajemen.

"Menteri BUMN harus mengevaluasi, ia harus turun tangan ini karena sudah aspek manajemen," ujar Abdul, Kamis (28/7).

Aksi pemogokan pilot yang tergabung dalam Asosiasi Pilot Garuda (APG) ini menuntut persamaan hak. Mereka menuntut persamaan gaji dan lainnya dengan pilot asing. Aksi mogok ini dilakukan mulai Kamis (28/7) sejak pukul 00.00 WIB.

Abdul Hakim menyarankan Komisi VI DPR yang membidangi BUMN menggelar rapat kerja dengan Kementerian BUMN untuk mengatasi masalah tersebut. Abdul Hakim menduga, aksi pemogokan pilot ini merupakan puncak masalah di internal Garuda sehingga harus dituntaskan. "Ini kan dorongan berbagai pihak terkait dengan jajaran direksi, jangan sampai ini tidak terselesaikan," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×