kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Menteri Basuki: RUU SDA sangat mendesak


Senin, 23 Juli 2018 / 21:07 WIB
Menteri Basuki: RUU SDA sangat mendesak
ILUSTRASI. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Berita Terkait

Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembahasan rancangan Undang-Undang (RUU ) Sumber Daya Air (SDA) ditargetkan akan rampung secepatnya. Mengingat pentingnya keberadaan payung hukum yang mengatur SDA.

"RUU ini sangat urgent terutama untuk pengusahaan sumber daya air," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono usai menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) kepada Komisi V DPR, Senin (23/7).


Basuki bilang pengusahaan air menjadi perlu diperhatikan mengingat tidak ada substitusi bagi air. Meski begitu saat ini pengusahaan masih dapat dikerjasamakan antara pemerintah dengan pihak swasta.

SDA juga menjadi hal yang penting bagi masyarakat. Penggunaan air bersih dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan manusia.

"Air gak ada gantinya sehingga ini menguasai hajat hidup orang banyak," terang Basuki.

Sejalan dengan pemerintah, DPR pun berharap RUU SDA dapat segera selesai. Meski pun belum dapat dipastikan berapa lama proses pembuatan RUU SDA nantinya.

RUU SDA merupakan UU yang berasal dari inisiatif DPR. Sebelumnya RUU telah disampaikan kepada pemerintah kemudian telah mendapatkan koreksi dari pemerintah untuk nantinya disesuaikan.

"Ini secara resmi baru dibahas dengan pemerintah RUU dari DPR, pemerintah sudah menyampaikan koreksi dengan DIM," jelas Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU SDA, Lasarus.

Asal tahu saja sebanyak 362 DIM yang bersifat tetap telah disahkan. Sisanya sebanyak 242 DIM yang perlu pembahasan lebih lanjut telah diserahkan ke Panja.




TERBARU

Close [X]
×