kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Mentan kasih lampu hijau ekspor 200 ribu ton beras premium ke Korsel


Selasa, 19 Juli 2011 / 21:08 WIB
ILUSTRASI. Sub-unit mortir Angkatan Darat Korea Utara melakukan demo tembak saat Pemimpin Kim Jong Un (tidak ada dalam foto) memandu latihan dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada 10 April 2020 ini.


Reporter: Yudho Winarto |

JAKARTA. Menteri Pertanian, Suswono mengaku memberi lampu hijau untuk mengekspor 200 ribu ton beras premium ke Korea Selatan. Sehubungan permintaan ekspor dari pemerintah daerah Sulawesi Selatan.

"Memang Gubernur Sulsel melalui surat resmi ke saya meminta izin untuk ekspor beras premium. Ya saya izinkan," katanya di kantor Wakil Presiden, Selasa (19/7).

Meski demikian, Suswono mengakui saat ini masih mempertimbangkan volume beras yang bakal diekspor tersebut. Dirinya telah menugaskan Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (P2HP) untuk mengaji lebih dalam soal batasan volumenya.

Alasannya karena masih memperhitungkan stok beras dalam negeri. Terlebih menjelang bulan puasa dan Lebaran yang sudah dapat dipastikan kebutuhannya bakal meningkat. "Kita saat ini masih membatasi karena bagaimana pun juga stok dalam negeri menjadi penting," katanya.

Namun untuk ke depannya, Mentan akan mendorong para petani untuk menanam padi premium. Tujuannya khusus untuk ekspor guna mendapatkan nilai tambah. Terlebih juga nilai ekspor beras Indonesia masih relatif kecil. "Dengan harga yang jauh, mungkin ke depan petani bisa membeli beras yang kelas medium," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×