kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.137   50,00   0,28%
  • IDX 5.932   7,82   0,13%
  • KOMPAS100 770   -0,70   -0,09%
  • LQ45 589   -0,52   -0,09%
  • ISSI 204   0,68   0,33%
  • IDX30 333   -0,52   -0,16%
  • IDXHIDIV20 412   -0,81   -0,20%
  • IDX80 88   -0,05   -0,05%
  • IDXV30 112   -0,14   -0,13%
  • IDXQ30 107   -0,22   -0,21%

Mentan Beberkan Rencana Investasi Danantara Rp 20 Triliun untuk Peternakan Ayam


Senin, 24 November 2025 / 14:48 WIB
Mentan Beberkan Rencana Investasi Danantara Rp 20 Triliun untuk Peternakan Ayam
ILUSTRASI. Kementan pastikan investasi Danantara Rp 20 triliun khusus DOC dan pakan ayam, dukung peternak kecil tanpa persaingan.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman beberkan rencana investasi Danantara sebesar Rp 20 triliun untuk peternakan ayam. 

Amran menegaskan, investasi ini hanya untuk digunakan untuk pembibitan ayam (DOC) dan pakan saja. 

"Pakannya dari pemerintah tapi pemerintah BUMN tidak bergerak di budidaya," ujar Amran dalam Rapat Kerja Bersama Komisi IV DPR RI, Senin (24/11/2025). 

Sehingga, Amran memastikan rencana investasi ini tidak akan mengganggu usaha budidaya peternak rakyat. 

Baca Juga: Mentan Amran Klaim PDB Pertanian Tumbuh 14,35% dan Ekspor Melonjak 42%

Amran juga mengatakan bahwa, pemerintah melalui perusahaan BUMN hanya akan poduksi yang kemudian nantinya bisa dibantu koperasi untuk mensuplai pakan ke peternak rakyat. 

"Dan harganya nanti ditetapkan oleh pemerintah. Justru ini menopang saudara-saudara kita peternak yang berteriak setiap tahun," ujar Amran.

Penjelasan Amran ini untuk menjawab pertanyaan Anggota Komisi IV, Muhammad Habibur Rochman yang mempertanyakan kejelasan rencana investasi Danantara untuk peternakan ayanm. 

Rochman mengatakan bahwa rencana ini memang baik untk mengurangi ketergantungan peternakan rakyat terhadap konglomerasi. 

Namun, menurutnya, Kementan juga harus memekirkan mekanisme penyerapan pakan harus tepat sasaran disalurkan kepada peternak rakyat dengan skala kecil. 

"Jagan sampai peternak bersaing dengan yang besar dan mematikan usaha mereka. jadi harus diatur regulasi agar bisa menjadi berkah untuk semuanya," ungkapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×