kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Menpar ingin swasta lirik bisnis toilet


Jumat, 14 Juli 2017 / 20:33 WIB
Menpar ingin swasta lirik bisnis toilet


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengeluhkan kondisi kebersihan toilet dan lingkungan Jakarta. Dirinya berharap toilet bisa menjadi peluang bisnis bagi swasta.

"Ini tentang budaya. Sebagian orang meyakini bahwa kebersihan bagian dari keyakinan. Namun, kenyataannya kondisinya tidak bersih, banyak toilet kita kotor. Saya pernah disindir, kalau ingin liat budaya bangsa, maka pertama yang harus dilihat adalah toilet-nya. Apa saya nggak malu luar biasa?," beber Arief Yahya di Gedung Sapta Pesona, Jumat (14/7).

Karena hal itulah, Arief menyarankan agar toilet dikelola secara bisnis oleh pihak swasta. "Selama dikelola dinas selalu begitu, kalau jadi bisnis menguntungkan karena dirawat dengan baik," ucap Arief.

Selain minimnya kebersihan toilet, Arief juga mengeluhkan sampah yang berserakan di lingkungan Jakarta. Buktinya, karena tidak dikelola Indonesia khususnya Jakarta dikenal sebagai kota yang sampah plastiknya terburuk di dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×