kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.044   44,00   0,24%
  • IDX 5.748   -193,18   -3,25%
  • KOMPAS100 759   -26,08   -3,32%
  • LQ45 572   -16,92   -2,87%
  • ISSI 199   -6,76   -3,28%
  • IDX30 324   -9,64   -2,89%
  • IDXHIDIV20 403   -9,40   -2,28%
  • IDX80 86   -2,90   -3,27%
  • IDXV30 110   -3,35   -2,95%
  • IDXQ30 105   -2,95   -2,73%

MenPAN-RB: CPNS jangan minta bantuan siapapun


Selasa, 12 September 2017 / 07:58 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengingatkan peserta seleksi CPNS tidak meminta bantuan siapapun, karena proses yang transparan.

"Mereka hanya bisa mengandalkan kemampuan yang dimiliki," ujar Asman dikutip Kompas.com dari laman menpan.go.id, Senin (11/9).

Hal itu diungkapkan Asman saat meninjau pelaksaaan seleksi kompetensi dasar (SKD) Kementerian Hukum dan HAM di Kantor Regional X BKN, Denpasar, Bali, Senin.

Menurut dia, dengan sistem sekarang ini, pemerintah bisa memperoleh pegawai ASN (Aparatur Sipil Negara) pilihan.

Adapun penerimaan CPNS Kemenkumham ini merupakan rekrutmen gelombang pertama. Asman yang didampingi Sekjen Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto juga melihat suasana pelaksanaan SKD dengan metode computer assisted test (CAT) di ruang monitoring.

Di ruang itu pula, dia melihat hasil tes peserta. Di sana, tertera nama peserta, nilai tiap materi tes, dan nilai keseluruhan. Pihak panitia mengatakan pada tes sesi 1, hanya 30 persen peserta yang lulus passing grade.

Sebanyak 611.319 dari 1.116.138 pelamar CPNS di Kementerian Hukum dan HAM dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti SKD. Peserta terdiri dari 220.455 lulusan S1, 746 orang lulusan D3, dan lulusan SMA sederajat sebanyak 390.118 orang.(Kurnia Sari Aziza)

Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Kompas.com, berjudul: MenPAN-RB Tegaskan Tak Ada "Bantuan" untuk Loloskan CPNS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×