kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Menkopolhuman tegaskan keamanan Papua sudah pulih


Selasa, 19 Juni 2012 / 17:43 WIB
ILUSTRASI. Pekerja mengaduk adonan dodol di rumah industri dodol betawi di kawasan Pondok Cabe, Tangerang Selatan, (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto menegaskan situasi keamanan Papua sudah pulih. Aktivitas masyarakat sudah kembali normal pasca kasus penembakan yang terjadi.

"Situasi dan masyarakat sudah berjalan seperti biasa. Aktivitas masyarakat dan lalu lintas arus manusia dan barang sudah pulih kembali," katanya melalui pesan singkat, Selasa (19/6).

Penegasan ini setelah Djoko melakukan kunjungan kerja ke Papua. Melakukan pertemuan dengan berbagai kalangan kelompok dan elemen masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa, dan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah.

Ada beberapa isu yang menjadi perhatian dalam pertemuan yang dilakukan untuk menjamin keamanan Papua. Sebut saja menyangkut pelaksanaan pemilu kepala daerah Gubernur yang harus segera terlaksana sehingga tidak ada kekosongan pemimpin daerah.

Kemudian perihal pelaksanaan pembangunan daerah melalui otonomi khusus Papua belum dirasakan mengalir dengan baik, desakan supaya aksi kekerasan segera dihentikan, soal affirmative action sebagai policy dasar pemerintah pusat belum diimplentasikan melalui perda yang mendukung dengan para stakes holders. "Masalah kecemburuan sosial antara pendatang dan penduduk asli," katanya.

Sebagai informasi, Kamis (14/6) lalu terjadi insiden kerusuhan di Distrik Wamena, Jayapura akibat adanya protes dari sekelompok masyarakat yang menolak tindakan yang diambil oleh Kepolisian terhadap Mako Tabuni. Mako tewas tertembak saat disergap oleh polisi. Dirinya diduga terlibat penembakan misterius yang terjadi di Papua dua bulan belakangan. Di dalam kerusuhan itu, sejumlah rumah dan puluhan kendaraan dibakar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×