kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Menko Darmin segera keluarkan penetapan KEK Tanjung Gunung dan Sungailiat


Kamis, 14 Maret 2019 / 20:03 WIB
Menko Darmin segera keluarkan penetapan KEK Tanjung Gunung dan Sungailiat


Reporter: Grace Olivia | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - PANGKAL PINANG. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution siap mengeluarkan izin penetapan kawasan wisata Tanjung Gunung dan Sungailiat sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata baru di Provinsi Bangka Belitung.

Menurutnya, kedua kawasan ini akan menjadi potensi pariwisata yang besar dan menarik dengan kekhasannya masing-masing.

"Sebenarnya dua-duanya sudah siap diproses menjadi KEK. Nantinya kedua KEK ini punya ciri khas yang saling melengkapi, jangan jadi sama betul agar orang mau datang ke keduanya," kata Darmin usai meninjau kawasan wisata Tanjung Gunung, Kamis (14/3).

Darmin mengatakan, akan mengeluarkan izin penetapan KEK setelah urusan pengelola Tanjung Gunung dan Sungailiat dengan PT Timah Persero Tbk telah tuntas. Kalau dalam sebulan ke depan kesepakatan tersebut selesai, Darmin siap memproses penetapan KEK Tanjung Gunung dalam tiga bulan berikutnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, Menko Darmin secara khusus meminta agar kesepakatan antara pengelola kawasan Tanjung Gunung dan PT Timah dituangkan ke dalam perjanjian.

"Jadi ada hitam di atas putih yang isinya pernyataan kalau tidak akan ada lagi aktivitas pertambangan di kawasan Tanjung Gunun setelah nanti ditetapkan menjadi KEK. Pak Darmin ingin ini seperti PKS (perjanjian kerja sama) bentuknya," kata Arief.

Dengan begitu, kedua kawasan benar-benar dialihkan sepenuhnya peruntukannya, dari semula kawasan pertambangan menjadi kawasan pariwisata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×