kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.545   45,00   0,26%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menkeu Sri Mulyani: Ekspor nonmigas masih bisa ditingkatkan


Senin, 17 September 2018 / 19:27 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas pelabuhan Tanjung Priok


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca dagang Indonesia selama Agustus 2018 kembali defisit sebesar US$ 1,02 miliar. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, defisit perdagangan migas menjadi biang kerok buruknya defisit neraca perdagangan pada Agustus 2018.

Melongok data BPS, impor migas pada Agustus 2018 naik 51,43% yoy, sedangkan ekspor nonmigas hanya tumbuh 12,24% yoy.

Menurut Sri Mulyani, ekspor nonmigas, masih ada potensi ekspor untuk kembali ditingkatkan. "Dari sisi nonmigas, sudah mengalami surplus, karena impor menurun signifikan, meski kalau secara bulanan negatif, tapi secara tahunan masih cukup tinggi. Ekspor menurut saya masih bisa ditingkatkan kembali," ujarnya di Gedung DPR RI, Senin (17/9).

BPS mencatat, ekspor nonmigas Agustus 2018 mencapai US$ 14,43 miliar, turun 2,86% dibandingkan Juli 2018. Namun masih naik 3,43% dibandingkan ekspor nonmigas pada Agustus 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×