kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Menkeu: Rupiah melemah karena kondisi Irak


Rabu, 18 Juni 2014 / 20:35 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Nilai tukar rupiah mengalami pelemahan yang mendalam hari ini (18/6). Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah berada pada level 11.978 per dolar Amerika Serikat (AS).

Bahkan rupiah sempat menyentuh level 12.000 hari ini. Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan pelemahan rupiah yang terjadi hari ini faktor utamanya karena dunia. Yaitu kondisi geopolitik Irak yang menimbulkan ketegangan dan kekhawatiran karena akan ada kenaikan harga minyak.

Tidak hanya Indonesia yang terimbas akibat konflik Irak, namun juga mata uang negara region. "Tapi saya melihat ini temporer," ujar Chatib yang ditemui di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Jakarta, Rabu (18/6).

Mengenai harga minyak mentah yang sudah menembus level US$ 107 per barel, Chatib menilai hal tersebut sementara karena persoalan Irak tidak akan terjadi terus menerus. Sehingga dirinya optimis target harga minyak sebesar US$ 105 per barel dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2014 dapat tercapai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×